Penggarapan Film Kolosal Wiro Sableng Butuh Waktu 1,5 Tahun

Film Wiro Sableng. Foto Masken
Film Wiro Sableng. Foto Masken

Jakarta,Sayangi.com- Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan dirilis di bioskop tanah air secara serentak pada 30 Agustus 2018.

Film tersebut termasuk produksi yang melibatkan tim besar. Menurut produser Sheila Timothy, total ada 977 kru. Tim dan kru tersebutlah yang bekerja selama sekitar 19 bulan sejak tahap pra-produksi.

Untuk pra produksi kami perlu waktu enam bulan. Untuk keperluan syuting empat bulan, sementara pasca-produksi menghabiskan waktu sembilan bulan,” beber Sheila usai pemutaran terbatas Wiro Sableng untuk media di XXI Epicentrum Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018.

Menurut Sheila, proses persiapan sebenarnya telah dimulai sejak 2015. Setelah mengurus perijinan adaptasi novel dengan keluarga mendiang Bastian Tito, penulis novelnya, Sheila mengajak Yayan Ruhian untuk menangani koreografi laga. Untuk film Wiro Sableng ini desainer produksi dipercayakan ke Adrianto Sinaga.

Mengikut sinopsis resmi, film ini mengikuti perjalanan Wiro, yang diutus gurunya Sinto Gendeng (Ruth Marini) untuk meringkus bekas muridnya bernama Mahesa Birawa (Yayan). Dalam perjalanan, Wiro bertemu dan terlibat petualangan seru dengan dua sahabat baru, yaitu Anggini (Sherina) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarari).

Penulis Seno Gumira Ajidarma ikut menulis naskah tahap awal bersama Sheila terkait struktur cerita. Tetapi pengerjaan naskah dilanjutkan Sheila bersama Tumpal Tampubolon.

“Draf selanjutnya, karena butuh visualisasi dan penulis naskah yang benar-benar paham dengan visual film, saya bekerja sama dengan Tumpal Tampubolon. Saat berbincang lebih lanjut Sheila mengungkapakan Tumpal adalah rekan saya di film sebelumnya, Tabula Rasa.

Dari 977 kru dan pemain itu, 99 orang di antaranya bekerja di tim efek visual pimpinan Kelik Wicaksono. Menurut Kelik, ada sekitar 780 shot atau gambar yang mereka tangani, mulai dari “membersihkan” gambar dari peralatan pendukung hingga mengganti latar belakang.

Film Wiro Sableng diadaptasi dari novel seri bertajuk persis sama karya Bastian Tito. Angga Dwimas Sasongko menjadi sutradara. Produksi dan distribusi merupakan hasil kerja sama Lifelike Pictures dan Fox International Production.