Dua Kelompok Pelajar di Bekasi Terlibat Tawuran, Satu Orang Tewas Kena Bacok

Ilustrasi pembacokan

Jakarta, Sayangi.com – Berawal dari saling ejek lewat aplikasi WhatsApp, dua kelompok pelajar di Jalan Raya Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi saling serang. Akibat tawuran tersebut, satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka.

Wakapolres Bekasi Kota AKBP Wijonarko mengatakan, tawuran tersebut sempat viral di media sosial. Sehingga dalam waktu tidak terlalu lama, pihaknya dapat menangkap sejumlah tersangka.

“Hingga Selasa ini sudah lima orang diamankan dan perannya macam-macam,” ujar Wijonarko dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/8).

Adapun korban meninggal dunia bermama Indra Permana, sementara korban luka bernama Maulana Dwi Putra dan Aliansyah. Sementara lima pelajar yang diamankan pihak kepolisian ialah RP, DAR, MS, MAS dan A.

Wijonarko juga menjelaskan, kedua kelompok pelajar berasal dari SMK Karya Bahana dan SMK Pijar Alam. Usai saling ejek di WhatsApp, sekira 22 pelajar dari dua sekolah sepakat untuk bertemu di lokasi.

“Lalu mereka sepakat bertemu dan melaksanakan tawuran di tempat yang sudah disepakati, di Jalan Sumur Batu, Bantar Gebang,” jelasnya.

Ternyata, sambung Wijonarko, sebelum tawuran sejumlah pelajar ini sempat berkumpul di rumah RP. Disana, mereka menyiapkan sejumlah senjata tajam yang akan dipakai menyerang musuhnya.

“Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia kemudian dua orang mengalami luka parah,” tandasnya.