Berebut Kerang Nelayan Inggris dan Perancis Bertikai

Pertikaian antara Nelayan Inggris dan nelayan Perancis. Foto Yahoo UK
Pertikaian antara Nelayan Inggris dan nelayan Perancis. Foto Yahoo UK

London,Sayangi.com- Sejumlah nelayan Prancis dan Inggris terlibat bentrokan di Selat Inggris berebut kerang. Sekitar 40 perahu nelayan Prancis berusaha menhadang lima kapal Inggris yang lebih besar di 22 km dari pantai Normandia, di Teluk Seine.

Dalam insisden diatas, tak ada korban luka walaupun Kapal-kapal nelayan itu saling bertabrakan dan melemparkan batu. Kehadiran kapal Inggris memancing di daerah yang kaya kerang telah membuat marah nelayan Prancis. Mereka menuduh nelayan Inggris menghabiskan persediaan kerang.

Dikutip dari newsweek.com,Kamis (30/8),kapal-kapal Prancis berkumpul sejak Senin malam sebagai protes terhadap apa yang disebut “penjarahan” oleh Inggris.

Dimitri Rogoff, yang mengepalai komite pemancing Normandia mengatakan sebelum terjadi pertikaian Nelayan Prancis berusaha menghubungi nelayan Inggris. Nelayan Perancis menghimbau  agar mereka menghentikan pekerjaannya. Namun tak lama keduanya  bentrok satu sama lain.

Juru bicara pemerintah lokal Prancis, Ingrid Parrot membeberkan pertikaian tersebut menyebabkan sejumlah benda dilemparkan kedua belah pihak.  Nelayan Inggris dan Prancis saling melempar dan kedua belah pihak sangat tegang.

Dilaporkan ketegangan nelayan dua negara tersebut telah terjadi selama 15 tahun. Akan tetapi dalam lima tahun terakhir telah terjadi kesepakatan. Kapal-kapal Inggris yang lebih besar berada di luar wilayah itu untuk memancing lebih banyak,ungkap Parrot.

Kapal-kapal Inggris dapat mengumpulkan kerang sepanjang tahun. Sedangkan hukum Prancis membatasi musim penangkapan kerang antara 1 Oktober dan 15 Mei. Kami tidak ingin menghentikan mereka dari memancing, tetapi mereka setidaknya bisa menunggu sampai 1 Oktober agar kami dapat berbagi,”tukasnya

“Kerang adalah produk unggulan untuk Normandia, sumber utama dan masalah yang sangat sensitif,”  imbuh Parrot.

Terkait peristiwa tersebut, Ketua Federasi Nasional Organisasi Nelayan Inggris,Barrie Deas menyebutkan Kami telah mengangkat masalah ini dengan pemerintah Inggris.Kami telah meminta perlindungan untuk kapal kami, yang menangkap ikan secara sah.

Daes menegaskan masalah yang lebih dalam di balik bentrokan harus diselesaikan dengan perundingan. Masalah tersebut tidak bisa diselesaikan di laut lepas yang bisa membuat orang terluka,ungkapnya.