Waspadalah! Obat Pelangsing Telan Korban Jiwa

Foto New York Post
Foto New York Post

Canbera,Sayangi.com- Zat 2,4-Dinitrophenol atau DNP biasa digunakan dalam dosis tinggi sebagai obat pelangsing.Pihak berwenang di New South Wales (NSW) Australia memperingatkan agar orang berhati-hati sebelum menggunakan obat penurun berat badan yang dikenal sebagai “shredder”.

Hal itu dilakukan setelah diketahui obat ini menyebabkan kematian baik di Australia, Amerika Serikat maupun di luar negeri.

Perincian mengenai korban yang mengalami kematian tidak dapat dipublikasikan lantaran tengah diselidiki polisi. Namun pihak NSW Health mengatakan produk yang mengandung bahan kimia 2,4-dinitrofenol (DNP). Produk tersebut apabila dikonsumsi, dipastikan dapat menyebabkan kematian dalam beberapa jam saja.

Marianne Gale dari NSW Health menerangkan zat kimia DNP berfungsi mencegah energi menjadi lemak dalam tubuh, dan melepaskannya sebagai panas. Dr Gale menjelaskan zat ini akan menaikkan suhu tubuh, sehingga akan menyebabkan masalah kesehatan serius. Dr Gale kepada ABC news mengatakan Zat DNP dapat merusak sel-sel organ, seperti otot, ginjal, dan otak,” jelas Dr Gale kepada ABC.

“Orang bisa langsung menjadi sangat drop kesehatannya hanya selang beberapa jam setelah meminumnya. Menurut Gale reaksi obat tersebut gjalanya bisa berupa banyak berkeringat. Orang dapat mengalami detak jantung dan nafas yang cepat, dan seringkali mengalami kejang, koma dan kematian,” tambahnya.

Dr Gale mengatakan tidak ada obat penawar bagi zat DNP ini. Banyak korban meninggal setelah menggunakan produk ini, bahkan dengan melalui perawatan medis terbaik nyawa penderita tak tertolong.

Dikatakan, di berbagai negara sudah ada laporan kematian yang disebabkan obat pelangsing ini. Kami mendengar bahwa di Australia pun sudah ada beberapa kematian,” ungkapnya.

Dr Gale mengatakan shredder sering dipasarkan kepada kalangan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dan binaraga. Dr Gale menghimbau Masyarakat harus sangat berhati-hati membeli zat apa pun secara online,” ujarnya.

Ia menyandarkan agar menghindari produk apa pun yang mengandung DNP atau produk dari sumber yang tidak diverifikasi,”ungkapnya.