Tak Diizinkan Polisi Solo, Jalan Sehat yang Dihadiri Neno Warisman dan Ahmad Dhani Tetap Digelar

Neno Warisman dan Ahmad Dhani. (Ist)

Solo, Sayangi.com – Polisi Solo memastikan tidak mengeluarkan izin kegiatan bertema Jalan Sehat Umat Islam dan Masyarakat Solo di Kota Barat, Mangkubumen, Banjarsari, Minggu (9/9). Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Acara ini tadinya akan menghadirkan aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman dan Ahmad Dhani.

“Pertimbangan keamanan yang menjadi acuan polisi tidak menggeluarkan izin kegiatan itu,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Rifai, Selasa (4/9).

Alasan lainnya, kata dia, paparan panitia acara dinilai tidak rinci.

“Kemarin (Senin) ada rapat koordinasi lintas agama di Balai Kota Solo dan kami mengundang panitia jalan sehat. Dalam kesempatan itu kami minta panitia menjelaskan teknis kegiatan di lapangan, mulai dari parkir, rute dan lainnya. Tapi ternyata mereka tidak bisa menjelaskannya. Hanya mengatakan acara akan dihadiri ribuan peserta dari Solo Raya. Banyaknya peserta ini juga jelas mengundang kerawanan,” katanya.

Disinggung mengenai rencana tetap menyelenggarakan acara, Andy Rifai mengatakan, kegiatan tersebut sudah masuk kegiatan keramaian yang harus mendapatkan izin sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017 dan bukan lagi sekedar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.

“Jadi tetap harus ada izin dari kepolisian. Kenapa? Karena pertama, acara itu melibatkan banyak orang. Kedua, berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan rawan terjadi gangguan keamanan,” terang dia.

Dia minta panitia mematuhi aturan hukum. diapun menegaskan, jika tidak ada izin dan masih tetap nekat digelar acara itu, maka akan dibubarkan.

Koordinator panitia acara  Endro Sudarsono mengatakan, pihaknya tetap akan mengadakan acara, apalagi surat yang diterima dari kepolisian bukan penolakan, namun pemberitahuan bahwa kegiatan tersebut tidak mendapat rekomendasi dari kepolisian.

“Kegiatan ini kan tidak perlu izin, hanya cukup pemberitahuan saja sesuai dengan UU Nomor 9 Tahun 1998. Jadi panitia tetap jalan,” ujarnya.