Topan Jebi Hantam Jepang ,7 Orang Korban Tewas dan Ratusan Terluka

Topan Jebi Menghantam Jepang. Foto New Yoek Times
Topan Jebi Menghantam Jepang. Foto New Yoek Times

Tokyo Sayangi.com- Otoritas bandara Jepang Selasa (4/9) telah menunda lebih dari 600 penerbangan domestik maupun Internasioan. Badai topan Jebi dilaporkan menghantam wilayah selatan dan tenggara Jepang sejak Selasa 4 September siang. Badai Topan menyebabkan tujuh orang tewas dan 200 orang lainnya luka-luka.

Topan yang disebut terburuk dalam 25 tahun terakhir di Jepang  ini  membawa hujan lebat. Hujan yang dibawa topan Jobi diiringi angin kencang dengan kecepatan hingga 172 kilometer per jam.

Dikutip dari Al-Jazeera, Rabu (5/9/2018) di Teluk Osaka, topan Jebi dilaporkan menyapu sebuah kapal tanker ke arah jembatan di pinggiran pelabuhan. Sementara di Kyoto Topan Jebi menghantap bagian atap stasiun kereta hingga  ambruk. Topan Jebi juga disebut memutus aliran listrik pada puluhan ribu rumah.

Di tengah peringatan gelombang tinggi,banjir dan tanah longsor, Otoritas setempat memerintahkan lebih dari satu juta orang di daerah yang dilanda Jobi untuk mengevakuasi diri.

Dilaporkan Topan Jebi mendarat pertama kali di pulau Shikoku sekitar tengah hari pada Selasa kemarin (4/9) waktu setempat.Kemudian Topam Jebi bergeser ke  bagian barat pulau utama Honshu di Jepang. Badai ini diperkirakan berkurang seiring perjalanannya menuju utara, ke wilayah Rusia.

Jebi adalah topan pertama yang digolongkan sebagai “sangat kuat” oleh badan pemerhati cuaca Jepang. Topan Jebi pernah dsinggah di pulau-pulau utama Jepang sejak badai berkekuatan hampir serupa pada 1983 silam. Pada masa itu Topan Jebi membuat puluhan orang tewas atau hilang, tulis kantor berita Kyodo.

Dampak lain yang ditimbulkan topan Jebi kali ini, keberangkatan kereta dan feri harus dibatalkan. Selain itu Universal Studios Jepang, taman hiburan populer di dekat Osaka, juga ditutup untuk sementara waktu.