Wakapolri: Bila UAS Merasa Mendapat Intimidasi Lapor ke Polisi

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com -Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti seluruh laporanĀ  dari masyarakat, termasuk Ustad Abdul Somad (UAS). Namun sampai saat ini, pihak kepolisian belum menerima laporan terkait dugaan intimidasi yang diterima Somad.

“Jadi sebenarnya kalau ada laporannya (Ustad Abdul Somad), kita tentu akan tindaklanjuti,” ujar Ari Dono di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Seperti diketahui, penceramah yang tengah naik daun ini mengaku mendapat intimidasi, sehingga ia harus membatalkan ceramah di sejumlah daerah.

Bila ada laporan dari Somad, sambung Ari Dono, pihaknya dapat menindaklanjutinya. Sehingga polisi dapat mencari tahu kebenaran informasi tersebut, termasuk siapa saja yang terlibat.

“Tapi sampai hari ini kita belum terima laporan terkait dengan masalah itu. Siapa sih yang keberatan, dimana yang ditolak,” katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, lewat akun Instagram miliknya Abdul Somad mengaku panitia yang mengundangnya mendapatkan intimidasi. Sehingga di sejumlah daerah akhirnya panitia membatalkan ceramahnya.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian untuk dapat memberikan proteksi kepada Ustadz Abdul Somad (UAS). Hal ini dilontarkannya terkait dengan dibatalkan sejumlah jadwal ceramah Somad di sejumlah daerah.

Fahri menduga ada upaya intimidasi, sehingga UAS batal memberi ceramah di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Adapun sejumlah daerah yang membatalkan ceramah UAS ialah Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.

“Tolong lah pak polisi saling mengancam ini dihentikan, orang ini acara resmi ada pemuka serta pendukungnya. Tokohnya juga dikenal jangan dilarang-larang, janganlah diancam-ancam,” ujar Fahri di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/9).