Polwan yang Ingin Nikah Dengan Ahok Harus Disidang, Kenapa?

Foto: Ahok.org
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dikabarkan akan menikahi polisi wanita (Polwan) berinisial Bripda PND. Bripda PND diketahui merupakan bekas ajudan Veronica Tan, yang tidak lain mantan istri politisi yang biasa disapa Ahok ini.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, ada aturan khusus yang harus dijalani PND bila ingin menjadi istri Ahok. Setidaknya, PND harus menjalani sidang nikah, untuk mendapat izin dari atasannya.

“Kalau dia mau nikah ada namanya sidang nikah, Nanti disidang sama atasannya,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/9).

Sidang ini harus dilakukan karena perbedaan usia PND dan Ahok yang terpaut cukup jauh. Sehingga atasan PND harus memberikan sejumlah pertimbangan kepada PND, sebelum yang bersangkutan mengambil keputusan.

“Pernah ada junior saya dia baru lulus mau nikah sama perempuan yang umurnya 40 lebih, itu kan bedanya jauh. Karena dia mau nikah sama orang yang terpaut jauh umurnya, kita kan ada aturannya,” katanya.

Mengenai status hukum Ahok yang masih menjalani masa hukuman, Setyo tidak mempermasalahkannya. Apalagi rencana pernikahan tersebut akan dilaksanakan setelah Ahok bebas dari Rutan Mako Brimob.

“Napi itu kalau dia sudah dihukum ya sudah, jadi nggak bisa dihukum seumur hidup. Ya mungkin dia (Ahok) sudah kenal, katanya kan mantan ajudan Veronica,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kabar Ahok akan menikahi Polwan pertama kali diberitakan media Asiatimes (atimes.com) dengan judul “Military Aim to Keep Widodo in Power”.

“Prioritas utama Purnama (Ahok) setelah keluar dari penjara adalah sesuatu yang pribadi, yaitu pernikahan dengan polwan yang sempat tertunda. Polisi wanita itu pernah bertugas untuk mengawal Veronica,” demikian ditulis Asiatimes.