Mangkir, Polisi Kembali Jadwalkan Pemanggilan Nur Mahmudi Ismail Minggu Depan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dijadwalkan akan dipanggil pihak kepolisian hari ini, Kamis (6/9). Namun politisi PKS itu tidak dapat menghadiri pemanggilan, lantaran yang bersangkutan beralasan masih sakit.

“Hari ini tersangka NMI memberikan surat penundaan pemeriksaan karena sakit,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono ketika dikonfirmasi, Kamis (6/9).

Menurut Argo, polisi akan kembali memanggil NMI dalam waktu dekat ini. Rencananya yang bersangkutan dijadwalkan akan dipanggil kembali minggu depan

“Rencana akan diagendakan minggu depan pemanggilan berikutnya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mangkir atas panggilan penyidik polisi. Kader PKS yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka Tapos Depok, Jawa Barat itu berasalan masih dalam pemulihan karena sakit cidera kepala.

“Pak Nur masih dalam pemulihan kesehatannya akibat benturan ketika bermain voli, jadi tak bisa datang hari ini,” kata Kuasa Hukum Nur Mahmudi, Lim Abdul Halim di Mapolres Depok, Kamis (6/9).

Sebelumnya, Polres Kota Depok menetapkan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menjadi tersangka tindak pidana korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Selain Nur Mahmudi, penyidik tipikor pun juga menetapkan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto, sebagai tersangka.