Presiden China Jinping Pilih Tak Hadiri Ulang Tahun Korea Utara

Foto Haaretz
Foto Haaretz

Beijing,Sayangi.com- Korea Utara tengah memepertiapkan HUT ke-70 Korea Utara di Kim Il Sung Square, Pyongyang. Perayaan ulang tahun ini Korut yang bakal digelar akhir pekan ini, akan  menggelar parade militer.

Peringatan utlah Korea Utara kali ini, Pemimpin Korut dikabarkan mengundang sekutunya Presiden China Xi Jinping untuk ikut hadir. Akan tetapi kabarnya Presiden China Xi Jinping menolak undangan tersebut.

Dilansir dari VOA news Sabtu (8/9)secara luas media Korea Selatan  dan para analis menyatakan apabila Xi menghadiri acara tersebut pada pekan ini, tentunya  akan  menambah perasaan frustrasi Washington.

Rasa Frustasi tersebut, berpangkal dari denuklirisasi di Semenanjung Korea yang tak ada kemajuan. Atau sebaliknya kehadiran Jinping di acara utlah tersebut akan dapat memperuncing ketegangan terkait masalah perdagangan Amerika-China.

Apabila pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menggelar perangkat militer barunya, seperti yang diperkirakan sebagian kalangan khususnya senjata penghancur massal seperti rudal balistik antarbenua (ICBM), maka kehadiran Jinping  juga dapat mengirim pesan lainnya.

Zhao Tong, peneliti dari Carnegie-Tsinghua Center for Global Policy mengatakan jika kehadiran Jinping berdiri berdampingan dengan Kim Jong un di podium dalam keadaan seperti sekarang ini mungkin sangat tidak pantas. Momen tersebut  juga bisa ditafsirkan bahwa China secara tidak langsung mengakui status nuklir Korea Utara,ujarnya.

Direktur program Asia Timur yang merangkap direktur program China di lembaga riset Stimson Center yang berbasis di Washington Sun YUn mengatakan kekhawatiran yang muncul mencakup perangkat militer yang akan diperagakan pada hari Minggu, di hari jadi Pyongyang.  Gelaran iliter tersebut akan memunculkan ketegangan akibat masalah perdagangan yang meningkat.

Alasan praktis lainnya, menurut  Sun Yun,adalah  apabila  Jinping ke Korea Utara, maka hal itu  akan menganggu  jadwal Jinping yanga padat  pada penghujung pekan ini.

Sejak akhir pekan yang lalu hingga Kamis, Jinping diwartakan sibuk mengadakan pertemuan dengan sederetan pemimpin Afrika. Selain itu Beijing juga menjadi tuan rumah Forum mengenai Kerjasama China-Afrika pada hari Senin dan Selasa depan. Sun mengatakan Jinping kemungkinan besar akan ke Pyongyang, jika situasi telah berubah.