Liga Arab Kecam Sikap AS Tutup Kantor Perwakilan Palestina

Saeb Erekat Ketua Negosiator Organisasi Palestina. Foto Palestina Chronicle
Saeb Erekat Ketua Negosiator Organisasi Palestina. Foto Palestina Chronicle

Kairo,Sayangi.com- Negara- negara Timur Tengah  yang tergabung dalam Liga Arab melemparkan kecaman keras atas keputusan Amerika Serikat (AS) menutup misi diplomatik Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington.

Lewat sebuah pernyataan, Liga Arab menyatakan langkah terbaru Washington ini sekali lagi menunjukan bahwa pemerintah AS saat ini tidak lagi netral. Sikap tersebut akan menjadikan setiap langkah yang diambil dalam pengambilan keputusan soal Palestina menjadi sangat bias.

Kantor berita Anadolu Agency pada Selasa (11/9) menuliskan Sejak deklarasi Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Desember 2017 dan relokasi kedutaannya ke Yerusalem pada Mei ini, pemerintahan AS saat ini telah menunjukkan bias penuh terhadap agenda Israel.

Telah diwartakan sebelumnya, pada Senin (10/9) Amerika Serikat mengumumkan penutupan kantor perwakilan PLO. Kementerian Luar Negeri AS menyatakan alasan penutupan kantor PLO adalah karena badan itu tidak berbuat banyak dalam upaya damai Israel-Palestina.

Kementerian Luar Negeri AS menambahkan bahwa alasan lainnya adalah karena Palestina mencoba membawa Israel ke Mahkaman Pidana Internasional atau ICC. Pengadilan Internasional tersebut ditujukan atas kejahatan yang Tel Aviv lakukan terhadap warga Palestina.

Sebelumnya, pejabat Organisasi Palestina (PA), Saeb Erekat menyatakan, pihaknya tetap akan membawa Israel ke ICC meskipun AS menutup kantor PLO di Washington.

Erekat menyatakan “Kami menegaskan kembali bahwa hak-hak rakyat Palestina tidak untuk dijual, bahwa kami tidak akan menyerah pada ancaman dan intimidasi AS. Dengan demikian, kami terus menyerukan kepada ICC untuk membuka penyelidikan langsung terhadap kejahatan Israel.