Mantan PNS Diamankan Karena Terlibat Kasus Rental Sabu di Tasikmalaya

Barang bukti rental sabu

Jakarta, Sayangi.com – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tasikmalaya melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Kelurahan Nagarawangi. Dari rumah berlantai dua tersebut, pihak BNNK Tasikmalaya menemukan sejumlah paket narkoba jenis sabu.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya mengamankan empat tersangka berinisial YG, EB, YD dan RZ. Modus yang digunakan tersangka tergolong baru, yakni dengan sistim rental sabu dan alat penghisapnya.

“Ini adalah pendistribusian ke pengguna model baru. Hal ini agar lebih banyak lagi orang yang akan menggunakan narkotika jenis sabu, dengan biaya yang terjangkau atau paket hemat,” ujar Arman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/9).

Dalam rumah tersebut, kata Arman, tersangka menyediakan sabu dan alat hisap (bong) untuk digunakan di tempat. Tersangka sudah menjalankan bisnis haramnya ini selama kurang lebih setahun terakhir.

“Harga yang dibayar pelanggan ialah Rp 100 ribu untuk empat kali hisap dan dibayar dimuka. Tempat rental sabu ini buka 24 jam, non stop,” jelasnya.

Lebih lanjut Arman menjelaskan, bahwa rumah yang dijadikan tempat rental sabu itu merupakan milik tersangka YG. YG sendiri merupakan mantan PNS yang telah dipecat lantaran terlibat kasus kriminal.

“Dalam penggrebekan ini turut disita sejumlah barang bukti, seperti timbangan digital, bong, uang Rp35 juta dan sisa sabu seberat 3,89 gram,” terangnya.

Dari pengakuan YG, sambung Arman, barang laknat tersebut didapatkannya dari seorang narapidana berinisial AD, yang saat ini mendekam di Lapas Jelepong, Bandung.