70 Tahun Mengabdi, Pastur Jerman Telah Lecehkan Lebih Dari 3600 Anak

foto rthk.hk
foto rthk.hk

Berlin,Sayangi.com– Diwartakan Lebih dari 3600 anak menjadi korban pelecehan seksual pastur di Jerman selama hampir 70 tahun. Ribuan kasus itu juga tidak ditangani dengan serius oleh gereja Katolik, hal ini membuat pelakunya dengan mudah lari dari hukum.

Pelecehan oleh pastur terungkap dalam laporan hasil penyelidikan oleh Konferensi Waligereja Jerman yang diteliti tiga universitas di Jerman, Universitas Giessen, Heidelberg dan Mannheim, Rabu (12/9). Mengutip AFP, laporan itu dipaparkan oleh media-media besar Jerman di antaranya Spiegel dan Die Zeit.

Dalam laporan itu disebutkan ada 1.670 pastur di Jerman yang melakukan serangan seksual terhadap 3.677 anak antara 1946 hingga 2014. Mayoritas korban adalah anak lelaki berusia 13 tahun atau lebih muda. Penyelidikan dilakukan dengan sumber yang telah diperiksa sebanyak 38 ribu dokumen dari 27 keuskupan di Jerman.

Diduga angka kekerasan seksual lebih besar dari yang dilaporkan. Pasalnya peneliti menemukan ada beberapa catatan yang kemungkinan dihancurkan atau dimanipulasi.

Laporan tersebut juga menemukan para pelaku pelecehan seksual, kebanyakan dipindahkan ke daerah lain setelah kejahatannya tercium. Di daerah baru, nama mereka kembali bersih karena riwayat kejahatannya terhapuskan.

Hanya sepertiga, atau 566 dari 1.670 pelaku, yang menjalani sidang kedisiplinan karena kasus ini. Namun  kebanyakan pedofili itu bebas dengan hukuman ringan.

Dari berbagai kasus ini, dilaporkan 154 kasus berakhir tanpa hukuman, 103 kasus ditutup dengan peringatan. Hanya 38 persen kasus yang disidang di pengadilan sipil, setelah dilaporkan oleh korban atau keluarga mereka.Laporan ini keluar di tengah gelombang laporan serupa di berbagai negara.

Dalam sepuluh tahun terakhir, beberapa institusi Katolik Jerman telah mengungkapkan pelecehan seksual anak. Salah satunya adalah sekolah elite Jesuit di Berlin yang mengakui adanya pelecehan seksual sistematis terhadap siswa oleh dua pastur antara 1970 hingga 1980-an.

Tahun lalu, paduan suara Katolik terkenal di Jerman, Regensburger Domspatzen, mengungkapkan ada lebih dari 500 anak yang mengalami pelecehan seksual atau fisik di sekolah mereka.

Hingga laporan ini diturunkan belum ada komentar dari Konferensi Waligereja Jerman. Rencananya pihak gereja akan menjabarkan temuan tersebut pada 25 September mendatang.

sumber:washingtontimes.com