Ketua DPR Minta Polri Selidiki Temuan Pungli Sekolah Negeri di Sejumlah Daerah

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Jakarta, Sayangi.com – Sejumlah temuan pungutan liar (pungli) terjadi di Jakarta, Solok (Sumatera Barat) dan Jember (Jawa Timur). Celakanya sebagian dari temuan pungli tersebut terjadi di sekolah negeri, dan melibatkan oknum pendidik.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, dirinya akan mendorong Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menjelaskan kebenaran adanya pungli di sejumlah sekolah negeri. Baik yang terjadi di Jakarta, Solok dan Jember.

Politisi yang karib disapa Bamsoet ini juga menuturkan, ia akan mendesak Komisi III DPR dan Komisi X DPR meminta Kepolisian dan Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan untuk menyelidiki dan mengungkap praktik-praktik pungli yang selama ini terjadi.

“Serta dapat menindak tegas oknum-oknum yang terbukti melakukan pungli berdasarkan investigasi Kemendikbud dan Dinas Pendidikan,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9).

Komisi X DPR, kata Bamsoet, juga harus meminta Kemendikbud dan Dinas Pendidikan di daerah untuk mengevaluasi seluruh pegawai. EvaluasiĀ  itu hendaknya dilakukan menyeluruh, baik dari sisi kinerja maupun dari sisi kedisiplinan.

Lebih jauh politisi Golkar ini mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi, jika terjadi tindakan pungli di sekolah-sekolah. Caranya, melaporkan ke aparat keamanan apabila adanya praktik pungli di sekolah.