Polisi: Keterangan yang Diberikan Ozzy Albar Banyak yang Janggal

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kasus kepemilikan narkoba jenis ganja Ozzy Albar telah memasuki tahap penyidikan. Sementara Ozzy sendiri telah ditahan pihak kepolisian sejak Kamis (13/9) kemarin.

“Dan kita tetap memeriksa saksi ya semua, dan keterangan semua yang ada. Tetap kita sidik secara proporsional,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/9).

Selain itu, sambung Argo, pihak kepolisian masih mencari pemasok narkoba ke tangan putra musisi gaek Ahmad Albar tersebut. Menurutnya, keterangan yang didapat dari Ozzy juga masih penuh kejanggalan.

“Dia kan sekarang (mengaku) diberi secara gratis, misalnya bertemu langsung di salah satu mal, ketemunya seperti apa, apa ketemu langsung memberikan? Itu kan masih janggal,” terangnya.

Polisi, kata Argo, juga belum menemukan titik terang terkait siapa orang yang memasok narkoba ke Ozzy. Apalagi keterangan yang diberikan vokalis bang Jibriel itu sangat terbatas.

“Belum (menyebut identitas pemasok), nomor teleponnya juga belum tahu, rumahnya dimana juga belum tahu sampai sekarang. Masih kita dalami,” paparnya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Ozzy juga merupakan bandar narkoba, Argo mengaku belum dapat memastikannya. Hal tersebut juga masih menjadi salah satu poin yang didalami penyidik.

“Sedang kita dalami apakah dia juga berikan (narkoba) ke orang lain,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kabar kurang mengenakkan kembali menerpa musisi senior Ahmad Albar. Setelah Fahri Albar terlibat kasus kepemilikan narkoba pada Februari 2018 lalu, kali ini putra Ahmad Albar lainnya, Ozzy Albar diamankan karena kepemilikan ganja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya membenarkan penangkapan Ozzy dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Dari saku Ozzy, polisi menemukan barang bukti narkoba berupa ganja

“Dari uang bersangkutan didapatkan di sakunya itu ada 2,6 gram ganja,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/9).