Duo Korea Sepakat Buka Kantor Penghubung Bersama

Kantor Penghubung Korea Utara dan Korea Selatan resmi dibuka. Foto Korean Diplomasi
Kantor Penghubung Korea Utara dan Korea Selatan resmi dibuka. Foto Korean Diplomasi

Seoul,Sayangi.com- Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) telah membuka kantor penghubung gabungan hari Jumat (14/9). Kantor penghubung di fungsikan untuk komunikasi 24 jam antara kedua belah pihak.

Upacara pembukaan kantor tersebut diadakan sekitar pukul 10:50 waktu setempat. Acara tersebut digelar di luar gedung kantor penghubung di kota perbatasan Korut, Kaesong.

Sekitar 50 pejabat pemerintah dan ahli dari kedua belah pihak menghadiri upacara, termasuk pejabat yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea. Tak ketinggalan para ahli tentang urusan Semenanjung Korea juga terlihat hadir.

Kantor itu merupakan langkah tindak lanjut pertemuan puncak pertama kedua pemimpin Korea.Pertemuan tersebut telah melahirkan kesepakatan yang dicapai oleh Presiden Korsel Moon Jae-in dan pimpinan tertinggi Korut Kim Jong-un setelah pertemuan puncak pertama mereka pada tanggal 27 April di desa perbatasan Panmunjom.

Kedua pemimpin Korea ini sepakat untuk mengadakan pertemuan puncak ketiga mereka di Ibu Kota Korut, Pyongyang selama tiga hari dari 18 September.

Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon dalam pidatonya seperti dikutip dari SCMP Sabtu (15/9/2018) menyebutkan Kantor penghubung gabungan) adalah simbol perdamaian yang diciptakan oleh Korea Selatan dan Korea Utara,

Cho mengatakan kantor itu akan menjadi saluran komunikasi 24 jam antara kedua Korea di bawah era baru perdamaian.

Senada dengan Cho, Ri Son-gwon, ketua Komite Reunifikasi Damai Tanah Air (CPRF) dari Korut yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea. “Ini lebih berarti untuk meluncurkan kantor hubungan bersama sebelum pertemuan puncak bersejarah di Pyongyang antara para pemimpin Korea Utara dan Korea Selatan.

Cho dan Ri telah menandatangani perjanjian tentang cara menjalankan kantor penghubung gabungan di ruang rapat di lantai tiga gedung berlantai empat tersebut. Pejabat Korsel dan Korut akan menggunakan lantai kedua dan keempat masing-masing gedung.

Korsel akan menempatkan sekitar 20 pejabat di kantor, sementara Korut akan mengerahkan jumlah pejabat yang sama di sana.

Wakil Unifikasi Korsel Menteri Chun Hae-sung akan bertugas sebagai co-chief kantor, bersama dengan Jon Jong-su, wakil ketua CPRF dari Korut. Para pimpinan masing masing negara akan mengunjungi kantor hubungan bersama seminggu sekali untuk pertemuan rutin.

Di kantor, kedua belah pihak diharapkan untuk membahas masalah-masalah kerja sama antar-Korea, termasuk cara-cara untuk memodernisasi dan menghubungkan jalan-jalan dan jalur kereta api kedua Korea, sesuai dengan kemajuan dalam pembicaraan untuk denuklirisasi Semenanjung Korea.

Selain itu, Korsel dan Korut akan membahas berbagai masalah semenanjung Korea melalui saluran kantor penghubung karena buka 24 jam sehari dan 365 hari setahun.

Dalam konferensi pers dengan koresponden asing penasehat khusus presiden Korsel untuk unifikasi, urusan luar negeri dan keamanan nasional Moon Chung-in,membeberkan Kantor penghubung gabungan adalah saluran antar-Korea yang dibuka 24 jam sehari dan 365 hari setahun,”

Chung -in menyebut kantor itu perubahan dan perkembangan yang sangat positif dalam hubungan antar Korea karena Korsel dapat secara langsung mendekati Korut kapan saja.