Reliji Jawa Barat Dilantik dan Siap Menyasar Pemilih Millenial

Pengukuhan Kepengurusan Reliji Provinsi Jawa Barat di Bandung, Sabtu (15/9).

Bandung, Sayangi.com – Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) terus melakukan konsolidasi keliling daerah. Setelah di Jakarta, Banten, dan Sumatera Utara, kini Reliji melantik kepengurusannya di Korwil Jawa Barat.

Pengukuhan kepengurusan di tingkat Provinsi Jawa Barat itu dilangsungkan di Hotel Lingga Bandung, Sabtu (15/09/2018).

Selain pelantikan, acara juga diisi dengan Diskusi Buku yang diterbitkan Reliji berjudul “Jokowi Istiqomah Membangun Negeri”. Buku yang disusun oleh Bambang Budiono ini memuat sejumlah fakta dan data penting soal capaian pembangunan dalam Pemerintahan Jokowi-JK.

Ketua Umum Kornas Reliji Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pengurus Reliji mayoritas diisi oleh kaum millenial berasal dari Kelompok Cipayung Plus, tergabung dalam mahasiswa ekstra universitas seperti HMI, PMKRI, GMNI, PMII, IMM, GPII, Pemuda Muslimin, SEMMI, Pemuda Al Washliyah serta mantan pimpinan BEM di wilayah Jabodetabek.

“Seluruh pengurusnya anak-anak perguruan tinggi yang merupakan bagian dari millenial antara usia 17-38 tahun,” tandas Bursah Zarnubi di Bandung, Sabtu (15/9).

Ketua Umum Kornas Reliji Bursah Zarnubi

Khusus di Jawa Barat, jelas Bursah, sudah terbentuk kepengurusan wilayah Reliji yang nantinya akan menjalin komunikasi dengan seluruh jaringan relawan Jokowi dan partai politik.

“Kita akan berkomunikasi bagaimana memenangkan kelompok millenial di Jabar yang jumlahnya 12 juta itu,” katanya.

Pihaknya saat ini sedang membedah kegiatan apa saja yang akan dilakukan untuk meraih hati para millenial, pasalnya berdasarkan hasil survei 30 persen senang dengan olahraga, 17 persen musik dan 12 persen kuliner.

“Mana yang efektif dan biayanya murah meriah agar bisa menarik mereka didalam ruang terbuka (umum) dan lebih mudah menjangkaunya,” katanya.

Diungkapkan Bursah, Reliji sudah terbentuk di 34 provinsi dan terus berkeliling sambil mempromosikan buku berjudul ‘Jokowi Istiqomah Membangun Negeri’ yang diterbitkan Reliji dengan bahasa yang mudah dicerna dengan penulisan bergaya jurnalistik.

“Seluruh data yang ada di dalam buku terverifikasi baik dari BPS atau publisitas pemerintah, isinya tentang informasi pembangunan selama empat tahun Jokowi memimpin,” katanya.

Buku tersebut, tegas Bursah, bisa digunakan masyarakat sebagai referensi untuk menjawab berbagai isu Hoax yang kurang tepat mengkritik Jokowi.

“Buku ini merupakan bagian kita menjelaskan ke masyarakat selama empat tahun Jokowi memebrikan pembangunan yang cukup masif, infrastruktur, pendidikan hingga berbagai sistem jaminan nasional,” kata Bursah.

Reliji Gelar Bedah Buku Sekaligus Pengukuhan Kepengurusan di Sumut

Diskusi Buku Reliji di Banten, Bursah Bicara ‘Jokowi Plan’ Sebagai Visi Pembangunan Yang Mempersatukan

Sementara itu, Koordinator Wilayah Reliji Jawa Barat Sandi Lesmana mengatakan, bahwa strategi sudah dipersiapkan jauh-jauh hari untuk menggaet para pemilih milenial.

“Kami sudah mengonsep bagaimana cara menarik pemilih milenial. Kami selaku mahasiswa akan menyampaikan juga apa-apa yang sudah dikerjakan oleh Pak Jokowi,” terang Sandi.

Sandi pun berpandangan bahwa generasi milenial menjadi hal pokok karena ia bisa mempengaruhi orang lain dengan kecerdasannya.

“generasi milenial ini kan cerdas, ia bukan hanya memilih doang tapi biasanya mampu mempengaruhi pemilih yang lainnya,” ungkap Sandi.

Selain itu, sandi berharap di Pilpres 2019 istiqomah tetap jokowi adalah harga mati, karena menurutnya Jokowi sangat layak diperjuangkan dengan keberhasilanya.

“Pak Jokowi ini telah berhasil membangun Indonesia jadi kenapa tidak dilanjutkan menjadi dua periode. Saya berharap semuanya mampu bergandengan tangan agar #2019istqomahjokowi untuk NKRI,” tutupnya.