Penyebar Video Hoax Gedung MK Akui Ingin Lengserkan Jokowi

Jakarta, Sayangi.com – Penyebar video hoax kericuhan di depan Gedung Mahkamah Konstitusi pada Jumat (14/9) kemarin,  SSA (48) telah ditangkap polisi.

Kepada petugas, SSA mengaku menyebar video itu agar masyarakat turut ambil bagian melengserkan Joko Widodo dari kursi Presiden.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengaku, untuk mencegah agar masyarakat tak terprovokasi, maka penyidik Cyber Crime langsung menyelidiki penyebar video itu.

“Dia ingin berbagi info untuk mengajak masyarakat, agar berita viral dan tersebar melalui online bahwa mahasiswa Jakarta sudah turun ke jalan untuk melaksanakan demo dengan tuntutan menurunkan presiden (Jokowi),” kata Argo, Senin (17/9).

Padahal, kata Argo, video itu merupakan simulasi untuk persiapan demo di depan MK saat Pilpres 2019 mendatang. Tetapi, oleh SSA justru dipelintir seolah olah kejadian itu nyata.

“Iya sudah tahu kalau itu simulasi. Maksudnya dengan adanya simulasi itu oleh tersangka dibuat seolah-olah nyata agar yang lain ikut turun untuk untuk rasa,” tegas dia.

Sebelumnya diketahui, SSA ditangkap saat berada di warung kopi dekat rumahnya Jalan Muara II, Tanjung Barat, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/9) kemarin.

Barang bukti yang disita berupa satu bundel print out akun Facebook atas nama Suhada Al Aqse dan dua handphone merek ZTE dan Xiaomi milik pelaku