Pemberlakuan e-Tilang, Polda Metro Akan Bekerjasama Dengan PT. Pos Indonesia

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya berencana akan melakukan sistem tilang elektronik atau e-Tilang. Dalam pelaksanaannya, Polda Metro rencananya juga akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, PT Pos Indonesia nantinya bertugas mengirimkan surat tilang ke pengendara yang melanggar. Sehingga diharapkan tilang akan berjalan lebih efesien dan meminimalisir kemungkinan terjadinya pungli.

“Nanti data pelanggar akan dikirimkan ke rumah itu oleh anggota atau dari petugas kantor pos bisa,” ujar Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/9).

Dalam sistem e-Tilang, kata Yusuf, pihaknya tidak akan menahan STNK dan SIM para pelanggar. Namun sebagai sanksinya, para pelanggar tidak akan dapat memperpanjang STNK dan SIM miliknya jika denda tilang belum dibayarkan.

“Nantinya kita bisa blokir STNK dan SIM-nya jika pelanggar yang bersangkutan tidak mau membayar denda di bank,” terangnya.

Jika pelanggar belum membayarkan denda dan ketahuan melakukan pelanggaran lalu lintas lagi, maka denda tilang akan diakumulasikan. Pembayaran denda tilang sendiri cukup mudah, yakni dengan membayar di bank yang telah ditunjuk Polda Metro Jaya.

“Mereka yang melanggar bisa membayarkan dendanya di bank seperti jika ditilang pada umumnya,” jelasnya.

Lebih jauh Yusuf menjelaskan, perencanaan pemberlakuan sistem e-Tilang sudah hampir selesai. Untuk perangkat penunjang seperti CCTV juga sudah mulai dicari pemasoknya.

“Kami pakai CCTV dari Tiongkok, untuk produknya sudah ada. Kami akan kontak ke sana,” pungkasnya.