Ingin Sudahi Pertikaian Korsel Konsultasi dengan Komando PBB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong un(gambar Kiri)-dan Presiden Korea Selatan Moon Jae in. Foto SCMP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong un(gambar Kiri)-dan Presiden Korea Selatan Moon Jae in. Foto SCMP

Seoul,Sayangi.com- Korea Selatan (Korsel) telah berkonsultasi, dan akan terus berkonsultasi, dengan Komando PBB tentang cara untuk menghentikan tindakan bermusuhan di daerah perbatasan antar-Korea. Duo Korea telah sepakat untuk menghentikan tindakan bermusuhan selama pertemuan puncak antar-Korea di Pyongyang minggu lalu.

Juru bicara kementerian pertahanan Korsel, Choi Hyun-soo, mengatakan bahwa Komando PBB berbagi pandangan mengenai kesepakatan antar-Korea mengenai urusan militer. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh para pemimpin pertahanan dua Korea di sela-sela pertemuan antara Presiden Korsel Moon Jae-in dan Pemimpin Korut Kim Jong-un.

Moon melakukan kunjungan tiga hari pekan lalu ke Pyongyang untuk mengadakan pertemuan puncak ketiganya dengan Jong-un.

Pada hari kedua KTT si Pyongyang, dua pemimpin Korea telah menandatangani Deklarasi Pyongyang. Sementara para kepala pertahanan dari kedua belah pihak menandatangani perjanjian militer.

Lewat perjanjian militer, kedua pihak menunjuk zona penyangga di darat, di perairan dan udara di dekat perbatasan. Perjanjian tersebut membuat Semenanjung Korea terbagi. Keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan semua tindakan bermusuhan terhadap satu sama lain.

Kedua Korea juga setuju untuk menarik 11 pos penjaga di dalam zona demiliterisasi (DMZ), daerah perbatasan antar-Korea yang bersenjata lengkap, atas dasar uji coba.

Juru bicara itu mengatakan Korsel telah berkonsultasi erat dengan Komando PBB, yang menangani urusan militer di DMZ, mengenai perjanjian militer antar-Korea termasuk penarikan pos penjaga dari DMZ.

Dia menambahkan bahwa kementerian pertahanan akan melanjutkan kerja sama dan konsultasi dengan Komando PBB.

sumber:scmp