Mantan Pengawal Kim Kadarshian Digugat Asuransi AIG Sebesar U$.6,1 Juta

Mantan Pengawal Kim Digugat perusahaan ausransi AIG. Foto Bravotv
Mantan Pengawal Kim Digugat perusahaan ausransi AIG. Foto Bravotv

Los Angeles,Sayangi.com-.Pengawal Kim Kardashian West digugat sebesar 6,1 juta dolar AS oleh perusahaan asuransi dari pihak Kim. Pascal Duiver digugat atas perampokan di Paris tahun 2016 yang menimpa Kim.

Bos AIG, menuntut Pascal Duvier dan PROTECTSECURITY, atas kerugian 6.1 juta dolar AS. Perusahaan menuntut Duiver harus membayar balik yang telah AIG keluarkan untuk klaim mengganti perhiasan Kim yang hilang saat dirampok di kamar hotel di Paris, 3 Oktober 2016.

Dalam gugatannya, AIG juga menyalahkan sistem keamanan hotel.AIG mempertanyakan bagaimana bisa seorang pria bertopeng dapat masuk ke kamar Kim, dan melakukan perampokan bersenjata.

Penganggung jawab asuransi AIG mengklaim Duiver dan perusahaannya, Protect Security, telah lalai melindungi apartemen pribadi Kim.

Dilansir dari BBC News Jumat (5/10), Kim dirampok di bawah todongan senjata dengan posisi terikat selama acara Paris Fashion Week Oktober 2016 lalu. Saat merampok kelima perampok yang berpakaian layaknya polisi menodongkan senjata ke kepala Kim lalu kemudian mengikat dan menguncinya di dalam kamar mandi.

Saat insiden berlangsung, Duiver tengah menemani saudara Kim, yakni Kourtney dan Kendall ke klub malam. AIG kemudian membayar klaim biaya perhiasan yang berhasil dicuri dalam insiden tersebut.

Tuntutan AIG diajukan dengan laporan klaim berkaitan pengawal dan perusahaannya yang telah meninggalkan Kim sendirian di kamarnya. Dalam gugatannya, AIG juga menyalahkan sistem keamanan hotel.Mereka mempertanyakan, bagaimana bisa seorang pria bertopeng dapat masuk ke kamar Kim, dan melakukan perampokan bersenjata.

Mantan pengawal Kim, Duvier telah membantah atau mengiyakan tuduhan lalai yang dialamatkan kepadanya. Terkait perampokan tersebut pihak kepolisian Prancis berhasil menangkap pelaku yang berjumlah 10 orang pada Januari 2017.

sumber: Daily Expres