Menko Maritim Luhut Dorong Anak Perempuan Jadi Pemimpin

Maria Lengari (tengah) memenangi sebuah kompetisi kepemimpinan yang digelar oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII). Foto Istimewa RDH
Maria Lengari (tengah) memenangi sebuah kompetisi kepemimpinan yang digelar oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII). Foto Istimewa RDH

Jakarta,Sayangi.com- Hari Kamis kemarin  (11/9)  ada yang berbeda dari biasanya di kantor Kemenko Bidang Kemaritiman. Sosok Menko Luhut B. Panjaitan digantikan oleh anak perempuan 15 tahun dari Lembata, NTT.

Pengganti Menko Maritim Luhut adalah Maria Lengari siswi SMP Swasembada Hakadewa di Lembata. Gadis yang biasa dipanggil Oshin ini telah memenangi sebuah kompetisi kepemimpinan yang digelar oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII).

Kompetisi tersebut digelar untuk memperingati Hari Anak Perempuan sedunia yang diperingati setiap tanggal 11 Oktober.

Berperan sama seperti Menko Luhut lakukan Oshin mengaku gembira dan tidak menyangka ia dapat merasakan menjadi pejabat yang kebijakannya berpengaruh terhadap banyak orang.

Oshin sebagai Menteri Kemenko Maritim sehari memiliki harapan Kementrian Perhubungan bisa mendorong transportasi yang nyaman dan aman untuk perempuan dan anak perempuan.

Di sektor pariwisata Osin meminta tidak ada lagi anak anak yang bekerja,anak anak terlibat dalam kegiatan berisiko, anak anak harus sekolah. Menurut Oshin pariwisata harus memberikan dampak kesejahteraan bagi keluarga agar anak anak mengenyam bangku pendidikan.

Secara terpisah, Menko Maritim Luhut B. Panjaitan mengungkapkan harapan dan kebanggaannya kepada anak anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Kami sangat mendukung kegiatan ini sehingga anak anak perempuan di Indonesi bisa semakin maju dan kelak menjadi pemimpin yang baik.

Luhut mengatakan bahwa anak anak perempuan di Indonesia memiliki potensi yang baik dan dapat terus dikembangkan. Tugas kita semua memberikan kesempatan dan kesetaraan untuk anak anak perempun agar bias maju dan tampil.

Menko Maritim Luhut B. Panjaitan, berharap anak anak perempuan bisa terlibat dalam perubahan terutama memperjuangkan hak ahak anak.