Pakistan Unjuk Rudal BerNuklir Pasca India Beli S-400 Rusia

Rudal Ghauri Pakistan. Foto vijaymat
Rudal Ghauri Pakistan. Foto vijaymat

Islamabad, Sayangi.com- Pakistan telah berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) Ghauri Senin kemarin. Pesawat tersebut dapat membawa hulu ledak konvensional dan nuklir dengan jangkauan sekitar 1.300 km.

Uji coba senjata ini dilakukan setelah India resmi membeli lima unit sistem rudal pertahanan S-400 Rusia dan India telah membatalkan perundingan damai secara sepihak.

Pada akhir bulan September lalu, New Delhi juga membatalkan pembicaraan damai dengan Islamabad. Rencana pembicaraan tersebut telah dijadwalkan akan berlangsung di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengkritik India atas pembatalan perundingan damai itu. Alasan New Delhi membatalkannya karena Islamabad dianggap mendukung kelompok bersenjata di Kashmir dalam insiden Juli lalu.

Dilansir dari The Express Tribun Selasa (16/10) unjuk peluru kendali (rudal) Ghauri terjadi setelah rival regionalnya, India. New Delhi telah menandatangani kesepakatan dengan Rusia pada Jumat soal pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia. Untuk pembelian tersebut India telah mengelontorkan dana sekitar USD5 miliar.

Terkait unjuk kemampuan tersebut,Letnan Jenderal Mian Muhammad Hilal Hussain Komando Pasukan Strategis Angkatan Darat memuji tes rudal Ghauri. Dia mengatakan uji kemampuan tersebut sebagai demonstrasi yang sukses dari kesiapan operasional dan teknis militer.

Petinggi militer ini menyebutkan peluncuran ini mengkonsolidasikan kemampuan nuklir Pakistan yang ditujukan untuk perdamaian dan stabilitas melalui rezim pencegahan yang kredibel.

Senada dengan Hussain, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden Arif Alvi juga menyampaikan apresiasi mereka atas keberhasilan uji coba sistem rudal Ghauri.