Mabes Polri: Peluru yang Kembali Ditemukan di Gedung DPR Sisa Penembakan Kemarin

Karopenmas Mabes polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Peluru kembali ditemukan di ruang kerja anggota dewan, pada hari ini, Rabu (17/10). Kali ini peluru ditemukan di ruang kerja anggota Fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya di ruang 1008 dan ruang 2003 dihuni oleh anggota DPR fraksi PAN, Totok Daryanto.

Menanggapi hal tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tim dari Polda Metro Jaya telah melakukan olah TKP, namun tidak ditemukan bekas peluru. Kendati demikian, tim dari Polda Metro Jaya menemukan dua proyektil peluru yang merupakan sisa peluru nyasar beberapa hari lalu.

“Waktu dilakukan olah TKP kemarin ditemukan ada dua peluru, hari ini kami menemukan dua peluru lagi. Total ada empat peluru, jadi peluru yang ditemukan hari ini adalah sisa yang kemarin,” ujar Dedi di kawasan Cilandak, Rabu (17/10).

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya, kata Dedi, memang ada empat peluru yang hilang dari pistol yang digunakan dua orang pelaku saat melakukan latihan tembak di Lapangan Tembak Senayan. Ia memastikan tidak ada penembak jitu yang sengaja melepaskan tembakan ke arah DPR.

“Kita tidak bekerja berdasarkan asumsi tetapi kami bekerja sesuai fakta. Berdasarkan faktanya, dari hasil pemeriksaan Labfor memang ada empat peluru yang hilang, kini kami temukan dua lagi,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, penembakan kembali terjadi di DPR. Peluru menembus ruang kerja anggota Fraksi PAN dan Fraksi Partai Demokrat (PD).

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Sufmi Dasco Ahmad mengatakan baru saja mendapatkan laporan adanya penembakan di dua ruangan Gedung DPR. Ia pun langsung mengecek ruangan anggota DPR fraksi Demokrat Vivi Sumantri Jayabaya ruang 1008 dan fraksi PAN Totok Daryanto di ruang 2003

“Kita baru cek lubangnya kira-kira sama dengan yang kemarin. Tapi kita nggak tahu apa baru saja terjadi atau yang kemarin juga. Kalau lihat dari sisi tembak, bangunan ini dengan lapangan tembak di sisi yang lain, agak jauh,” kata Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/10).