6 Jenis Makanan Penakluk Tekanan Darah Tinggi

Foto Losandes
Foto Losandes

Jakarta,Sayangi.com- Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang muncul secara diam-diam. Sulit untuk mengetahui seseorang terkena hipertensi, tanpa mengukur tekanan darah.

Bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi, minum obat saja tidak cukup untuk dapat menurunkan dan mengontrol tekanan darah.

Menjaga dan membatasi asupan garam merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah dan mengatasi tekanan darah tinggi. Namun ini bukanlah satu-satunya hal yang bisa lakukan untuk menjaga tekanan darah tetap sehat.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi demi menghindari risiko fatal seperti serangan jantung, ada baiknya mengetahui makanan penurun darah tinggi  yang dikonsumsi. Karena pada dasarnya, tekanan darah yang tinggi bisa disebabkan oleh beberapa makanan tertentu.

Dilansir dari Boldsky Jumat (19/10) Berikut beberapa makanan penangkal hipertensi :

1. Susu rendah lemak dan yoghurt
Susu rendah lemak yang kaya kalsium dan rendah lemak, merupakan perpaduan zat yang ampuh untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Yoghurt juga bisa gunakan sebagai pengganti, jika tidak menyukai susu.

Sekitar 170 gram yogurt mengandung 300 mg kalsium, hampir 1/3 dari kebutuhan kalsium tubuh. Kandungan natrium dalam yogurt juga termasuk rendah, sehingga aman bagi penderita hipertensi.

Selain itu, probiotik dalam yogurt juga dapat menjadi makanan penurun darah tinggi seperti yang ditemukan pada beberapa penelitian.

2. Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kale, lobat hijau, sawi, dan lainnya juga mengandung kalium tinggi. Terlebih lagi, sayuran hijau juga mengandung kalsium yang juga berguna sebagai makanan penurun darah tinggi. Setengah cangkir bayam matang mampu memberikan 12% dari kebutuhan kalsium harian orang dewasa.

Oleh karena itu, penting untuk selalu mengonsumsi sayuran hijau setiap harinya sebagai makanan penurun darah tinggi maupun makanan mengontrol tekanan darah . Pilihlah sayuran segar karena sayuran dalam kaleng biasanya ditambahkan natrium yang berdampak negatif bagi tekanan darah

3. Buah bit
Buah yang satu ini bersifat membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung nitrat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum jus bit dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Salah satu penelitian yang membuktikan hal tersebut datang dari penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal tahun 2013. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa terjadi penurunan tekanan darah sistolik setelah enam jam mengonsumsi jus bit, terutama terjadi pada partisipan pria.

4. Oatmeal
Gandum adalah salah satu makanan yang dapat menurunkan tekanan darah. Sebab, makanan ini mengandung rendah lemak, tinggi serat, dan rendah natrium (garam).

Oatmeal merupakan makanan yang mengandung natrium rendah, lemak rendah, dan serat tinggi, sehingga dapat membantu sebagai makanan penurun darah tinggi. Sarapan dengan oatmeal adalah ide bagus sebagai makanan pertama sebelum menjalani hari.

4. Pisang
Salah satu manfaat pisang yaitu kaya akan potasium yang baik untuk membuat tekanan darah tetap stabil. Kandungan kalium yang tinggi dalam buah pisang dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium yang tinggi dalam tubuh para penderita hipertensi, sehingga dapat membantu tubuh dalam menurunkan tekanan darah

5.Ikan
Pilihlah ikan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti ikan salmon. Asam lemak omega 3 inilah yang membantu menurunkan tekanan darah.

Para peneliti mengatakan bahwa banyak penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa asam lemak omega-3 yang terkandung di ikan memiliki efek penurun tekanan darah.

6.Cokelat
Tentu tidak disangka jika cokelat dapat menurunkan tekanan darah. Mengonsumsi cokelat yang kaya akan flavonoid (biasa ditemukan pada dark chocolate) ternyata dapat membantu Anda dalam penurunan tekanan darah tinggi.

Penelitian dalam BMC Medicine tahun 2010 menyebutkan bahwa konsumsi dark chocolate dianjurkan sebagai makanan penurun darah tinggi bagi orang dengan kondisi hipertensi atau prahipertensi.

Kandungan flavonoid dalam dark chocolate berhubungan dengan pembentukan oksida nitrat yang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga melancarkan aliran darah, hasilnya dapat menurunkan tekanan darah. Semakin tinggi kandungan kakao dalam produk cokelat (sebanyak 70% kakao), semakin baik untuk kesehatan tubuh