Putin Tegaskan Bila Diserang Rusia Siap Gunakan Nuklirnya

Nuklir milik Rusia yang telah diperlihatkan oleh Putin pada bulan Maret 2018. Foto Daily Star
Nuklir milik Rusia yang telah diperlihatkan oleh Putin pada bulan Maret 2018. Foto Daily Star

Moskow,Sayangi.com- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Kremlin bakal menggunakan senjata nuklir, jika sistem peringatan dini Rusia mendeteksi adanya serangan rudal. Orang no 1 Rusia ini kembali menegaskan hal ini sebagai serangan yang harus dibalas.

Statemen Putin hari Jumat, 19 Oktober 2018 menyebutkan “Agresor harus tahu bahwa pembalasan tidak dapat dihindari. Ketika kami melihat serangan datang di wilayah Rusia. Kami akan akan membalasnya.

Putin mengakui bahwa hal itu bisa menjadi bencana global. Namun, ia menegaskan Kremlin tak akan menjadi individu yang memulai bencana global.

Iapun menambahkan “Kami akan menjadi korban agresi dan akan pergi ke surga sebagai martir. Mereka yang meluncurkan serangan akan binasa dan bahkan tidak punya waktu untuk bertobat.

Putin telah mengungkap sebuah gudang persenjataan canggih yang baru pada bulan Maret lalu. Pemimpin Rusia ini telah menunjukan perangkat nuklir untuk menangkal serangan musuh. Dua dari senjata yang ditunjukan merupakan rudal jelajah bertenaga nuklir dan artificial drone.

Dilansir dari Skynews, Sabtu (20/10) Putin mengatakan rudal yang diuji akhir tahun lalu itu memiliki jangkauan tak terbatas. Senjata tersebut juga mampu menembus pertahanan rudal. Sedangkan drone milik Rusia yang tak berawak dapat membawa hulu ledak nuklir dan mampu menargetkan dua kapal induk termasuk fasilitas militer pesisir.

Pemimpin Rusia 66 tahun itu juga menegaskan senjata tersebut membuat sistem pertahanan rudal Amerika Serikat ‘akan sia sia’. Bagi dia, sikap tersebut membungkam upaya negara-negara Barat untuk menandingi kemampuan nuklir Rusia.