Parlemen Mesir Perpanjang Kondisi Darurat Tiga Bulan ke Depan

Parlemen Mesir Setuju Atas Perpanjangan Darurat Tiga Bulan Kedepan. Foto Financial Tribune
Parlemen Mesir Setuju Atas Perpanjangan Darurat Tiga Bulan Kedepan. Foto Financial Tribune

Kairo,Sayangi.com- Parlemen Mesir ketuk palu setuju atas perpanjagan keadaan darurat di negara itu selama tiga bulan kedepan. Keputusan pada Ahad (21/10)tersebut bakal memperpanjang kemampuan pihak berwenang menggunakan kekuatan hingga 2019.

Dilanjir dari Reuters (22/10), Mesir pertama kali memberlakukan keadaan darurat pada April 2017. Keputusan tersebut dibuat sesudah dua pemboman gereja yang menewaskan sedikit 45 jiwa. Sejak peristiwa ini otoritas Mesir memperpanjang keadaan darurat tersebut per tiga bulan.

Lembaran resmi Parlemen Mesir menuliskan “Pembaruan itu dimulai pada 15 Oktober dan diterbitkan pada pekan lalu. Pembaharuan tersebut memerlukan persetujuan parlemen dalam tujuh hari.

Aturan tersebut memungkinkan pasukan keamanan mengambil tindakan untuk menghadapi bahaya dan pendanaan terorisme. Perpanjangan waktu tersebut juga untuk melindungi keamanan di semua bagian negara itu.

Keadaan darurat memberikan kewenangan kepada pihak berwenang, yang memungkinkan mereka melakukan penangkapan. Otoritas Mesir bisa dan akan menindak yang mereka sebut sebagai musuh negara.

Perdana Menteri Mostafa Madbouly, kepada parlemen menjelang pemungutan suara pada minggu kemarin (21/10)mengatakan “keamanan negara perlu diimbangi lewat perlindungan kebebasan umum”.

Pasukan keamanan Mesir telah memerangi pemberontakan terpusat di Sinai Utara. Otoritas keamanan negara Pyramid ini juga telah melancarkan gerakan besar di wilayah terpencil pada Februari lalu.