Penuhi Panggilan Penyidik, Sohibul Iman Diberi 11 Pertanyaan

Presiden PKS Sohibul Iman memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Selasa (23/10).

Jakarta, Sayangi.com – Presiden PKS Sohibul Iman akhirnya memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Selasa (23/10). Setelah diperiksa selama kurang lebih dua jam, Sohibul keluar ruang penyidikan.

Menurut Sohibul, penyidik memberinya sekitar 11 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan seputaran kebenaran isi laporan yang dilayangkan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah.

“Alhamdulillah tadi saya sudah mengikuti pemeriksaan sebagai saksi dalam tahap penyidikan berjalan sangat lancar. Dan tadi, saya ditanya 11 pertanyaan terkait dengan kasus,” ujar Sohibul di Mapolda Metro Jaya.

Secara keseluruhan, Sohibul mengakui, pemeriksaan terhadap dirinya berlangsung lancar. Semua pertanyaan dari penyidik juga telah dijawabnya sesuai dengan fakta yang ada.

“Saya percaya Polri akan bekerja secara profesional ya. Saya punya optimisme terkait kasus ini, apalagi pelapor pernah mencabut laporannya,” jelasnya.

Sohibul mengaku, tidak banyak yang ia bisa sampaikan lantaran padatnya agenda yang harus dihadirinya hari ini. Kendati demikian, kehadirannya memenuhi panggilan polisi diakuinya sebagai sikap warga negara yang taat hukum

“Saya ini ada dua angenda lain yang menunggu. Satu adalah rapat pemenangan di DPP, lalu saya akan menerima delegasi yang dikirim ke Palu menyampakian hasil situasi di sana. Tetapi, walaupun kami sibuk kami sebagai warga negara yang baik kami hadir,” tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah telah memasuki tahap penyidikan. Oleh karena itu, penyidik berencana memanggil presiden PKS Sohibul Iman sebagai pihak terlapor.

“Soal pemeriksan Pak Sohibul akan dilaksanakan besok jam 10.00 WIB di Ditreskrimsus. Jadi karena sudah naik penyidikan kemudian sudah kita panggil yang bersangkutan,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/10).

Diketahui, Sohibul diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus yang dilaporkan Fahri. Fahri sendiri melaporkan Sohibul pada tanggal 8 Maret 2018 karena kasus dugaan pencemaran nama baik.

Fahri melaporkan Sohibul karena dianggap telah mencemarkan nama baiknya, dengan menyebut Fahri sebagai pembohong dan pembangkang. Fahri menganggap, apa yang dilakukan Sohibul telah mencederai harga dirinya.