Anak- Anak Khashoggi Dilarang Tinggalkan Bumi Arab Saudi

Anak jurnalis Jamal Khasoggi yang dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul bertemu dengan Mohammed Bin Salman. Foto NBC News
Anak jurnalis Jamal Khasoggi yang dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul bertemu dengan Mohammed Bin Salman. Foto NBC News

Washington,Sayangi.com- Tewasnya jurnalis Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul awal bulan telah membuat ketegangan tinggi terhadap hubungan Amerika Serikat dan Arab Saudi.  Seorang Editor The Washington Post,melaporkan Anak-anak dari jurnalis Jamal Khasghoggi dilarang meninggalkan Arab Saudi.

Karen Attiah, editor opini global di The Washington Post,sangat vokal terkait situasi yang dihadapi oleh anak-anak Khashoggi. Menurutnya ketika kami pertama kali bertemu dengannya,bahwa mantan istri Khashoggi ditekan untuk akhirnya menceraikannya.

Hal tersebut karena tulisan-tulisan kritis Khashoggi “kicau Attiah pada 22 Oktober lewat tweetnya. Dilansir dari Business Insider,Kamis (25/10),Jamal Khashoggi memiliki empat anak, tiga di antaranya dilaporkan memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat (AS).

Saat Khasoggi masih hidup menurut Attiah Khashoggi pernah mengatakan kepadanya apa yang paling membuatnya sedih adalah fakta bahwa Arab Saudi memberlakukan larangan perjalanan pada anak-anaknya setelah dia mulai menulis untuk The Washington Post.

Lewat tweetnya Attiah juga menuliskan Orang-orang Saudi juga menghukum dalam kehidupannya. Otoritas Saudi membatasi perjalanan anak-anaknya, dimana 3 dari empat anaknya adalah berkewarganegaraan ganda AS,” imbuhnya.

Senada dengan Attiah, Loveday Morris, seorang reporter di The Washington Post, mengungkapkan sentimen serupa dalam tweet terpisah.

“Ketika saya terakhir berbicara dengan Jamal pada bulan Mei, dia mengeluh tentang meningkatnya penggunaan larangan perjalanan. Ia menggambarkan keputusan tersebut sebagai ‘bentuk hukuman favorit’ yang digunakan oleh Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) terhadap keluarga para kritikus.

“Keluarganya harus bebas bepergian dan bersama-sama berduka,” imbuh Loveday Morris. Kematian jurnalis senior Khashoggi yang dilakukan 15 Algojo Arab Saudi telah memicu kecaman masyarakat Internasional.