Perusahaan Israel Menangi Kontrak Sistem Rudal India Senilai Rp.11 Trilyun

New Delhi,Sayangi.com- Israel Aerospace Industries (IAI) Perusahaan pemerintah Israel, Israel Aerospace Industries (IAI) menangkan kontrak senilai US$777 juta atau sekitar Rp11 triliun. Kontrak tersebut guna memasok sistem pertahanan udara dan rudal LRSAM bagi tujuh kapal angkatan laut India.

Kontrak itu dilakukan dengan perusahaan India, Bharat Electronics Ltd (BEL), yang merupakan kontraktor utama.

Rudal LRSAM merupakan sistem pertahanan udara yang digunakan oleh angkatan laut Israel serta militer India. IAI menyatakan bahwa dengan kesepakatan ini, total penjualan rudal Barak-8 lebih dari US$6 miliar atau sekitar Rp91 triliun dalam beberapa tahun terakhir.

CEO IAI, Nimrod Sheffer menyatakan Kemitraan IAI dengan India sudah berjalan bertahun-tahun lalu. Kemitraan keduanya telah mencapai puncaknya dalam pengembangan dan produksi sistem bersama

Dilansir dari Time of India, Kamis (25/10) Sheffer menyebutkan India adalah pasar utama untuk IAI. Kami berencana untuk memperkuat posisi kami di India serta mengingat akan meningkatnya persaingan.”

Para pemimpin Israel dan India telah berjanji untuk memperdalam hubungan, termasuk dalam bidang agrikultur dan teknologi. Israel adalah salah satu pemasok senjata terbesar di India,setelah AS, dan Rusia.

Pada tahun lalu, IAI mencapai kesepakatan senilai US$2 miliar atau sekitar Rp30 triliun. Kesepakan tersebut untuk memasok sistem pertahanan rudal bagi tentara dan angkatan laut India.

Hal ini ditindaklanjuti dengan kontrak senilai US$630 juta atau sekitar Rp9 triliun dengan BEL. Kontrak ini untuk memasok sistem peluru rudal Barak-8 bagi empat kapal di angkatan laut India.

Rudal Barak-8 dikembangkan oleh IAI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Israel. Rudal Barak- 8 juga merupakan pengembangan kerjasama Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India (DRDO), angkatan laut kedua negara, sistem pertahanan Israel Rafaels, dan industri lokal di kedua negara ini.