Mohammed Bin Salman Berjanji “Pembunuh Jamal Khashoggi akan Dihukum”

Mohammed Bin Salman (MBS) dan jurnalis Jamal Khashoggi (kiri). Foto New York Post.
Mohammed Bin Salman (MBS) dan jurnalis Jamal Khashoggi (kiri). Foto New York Post.

Riyard,Sayangi.com- Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengecam pembunuhan Jamal Khashoggi. Ia menggambarkannya pembunuh “sangat keji”. MBS berjanji bahwa keadilan akan terungkap.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) akhirnya memberi pernyataan perihal kasus pembunuhan kolumnis Jamal Khashoggi.Sejumlah pihak banyak yang menyerukan Putra Mahkota Mohammed bin Salaman mundur menyusul kasus Khasoggi.

MBS mengatakan “kejahatan itu menyakitkan bagi semua warga Saudi,”.Ia berjanji tak akan membiarkan kasus ini menjadi pemecah hubungan dengan Turki.

Pihak Saudi sebelumnya menyanggah tuduhan bahwa putra mahkota Saudi berperan dalam pembunuhan itu. Namun akhirnya pemerintah Saudi menyebut pembunuhan itu dilakukan “agen-agen liar”.

Dalam Forum Investasi yang digelar di Riyadh Rabu (24/10),MBS menyatakan “Siapa yang berada di balik kejahatan itu akan bertanggung jawab. Pada akhirnya keadilan akan terungkap,” ujarnya.

Putra Mahkota MBS, mengatakan banyak orang yang menggunakan pembunuhan itu untuk memecah hubungan Turki dan Arab Saudi. Tidak diragukan lagi, kerja sama antara pemerintah Turki dan Saudi berjalan baik. Kmi tahu bahwa banyak orang yang mencoba menggunakan situasi menyakitkan ini untuk menciptakan perpecahan antara Arab Saudi dan Turki.

Dan dari sini saya ingin menyampaikan pesan, anda tak akan pernah bisa melakukan itu sepanjang kami memiliki raja bernama Salman bin Abdulaziz,” ujarnya disambut tepuk tangan tamu undangan Forum Investasi.

Pihak Saudi berusaha menggambarkan forum tetap berjalan seperti biasa, namun Menteri Energi KHalid al-Falih mengakui Selasa (23/10) bahwa terjadi “krisis” terkait pembunuhan Khasoggi.

Putra mahkota Saudi dan ayahnya, Raja Salman, telah bertemu dengan anggota keluarga Khasoggi Selasa (23/10).

Sehari setelah MBS bertemu anak Khasoggi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan siapapun yang bertanggungjawab terhadap pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi, tidak akan “lolos” dari hukum. Erdogan menambahkan seluruh bukti yang dikumpulkan menunjukkan bahwa Jamal Khashoggi adalah korban “pembunuhan biadab.”

Erdogan hari Rabu (24/10), mengatakan Turki tidak akan pernah membiarkan propaganda untuk menutupi kebenaran “disebarluaskan dari tempat-tempat tertentu.

“Kita bertekad tidak akan membiarkan upaya menutup-nutupi pembunuhan ini dan akan memastikan agar semua yang bertanggungjawab. Mulai dari yang memerintahkan hingga yang melaksanakan pembunuhan ini, tidak lolos dari hukum.

Ini bukan hanya tanggungjawab kami pada Jamal Khashoggi yang dibunuh dengan kejam di dalam negara kami, tetapi juga pada masyarakat internasional, pada hukum dan keadilan,” tegas Erdogan

Sumber: AF dan VOA news