PPI Yaman Himbau Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Tunda Memasuki Yaman

Foto IG PPI
Foto IG PPI

Sanaa,Sayangi.com- Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman mengimbau untuk semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melanjutkan studi di Yaman, untuk menundanya sementara waktu. Imbauan ini juga merupakan instruksi dari Kementerian Luar Negeri RI.

PPI Yaman jugs menghimbau kepada pelajar dan mahasiswa Indonesia yang akan menuju Hadhramaut, Yaman, untuk menunda perjalanannya. Hal ini lantaran proses imigrasi khusus bagi pelajar atau mahasiswa Indonesia yang akan menuju ke Hadhramaut Yaman belum tersosialisasikan sepenuhnya ke pintu-pintu imigrasi negara terkait.

Selain itu, belum adanya edaran resmi dari kesultanan Oman tentang pencabutan larangan warga asing memasuki Yaman melalui perbatasan Oman–Yaman.

PPI Yaman menyebutkan, penundaan ini akan dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan atau sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Pemerintah Oman dan Yaman.Hal ini perlu dilakukan untuk keamanan para calon pelajar asal Indonesia untuk masuk ke Yaman,” lanjut pernyataan tersebut.

Awal bulan Oktober ini ratusan pelajar Indonesia sempat tertahan tidak boleh melewati perbatasan Oman. Para pelajar tersebut telah tertahan di Salahah berhari-hari karena otoritas Oman melarang warga negara asing menyeberang ke Yaman lewat wilayahnya.

Sejak konflik dimulai pada 2014, pemrintah Indonesia telah mengevakuasi dari berbagai wilayah di Yaman. Puncaknya terjadi pada 2015 di mana Indonesia mengirimkan tim khusus ke Yaman.

Hingga kini total 1.925 WNI telah berhasil dievakuasi melalui jalur darat, laut dan udara. Mulai tahun 2015, pemerintah Indonesia telah melarang WNI masuk ke Yaman. Larangan tersebut masih berlaku hingga sekarang.Mengacu data dari Kemenlu RI, hingga saat ini, terhitung masih ada 1.000 lebih pelajar Indonesia berada di Yaman.