Mahasiswa Minta Polisi Periksa Habib Bahar Terkait Dugaan Penggunaan Plat Palsu

Bahar bin Smith. (Ist)

Jakarta, Sayangi.com – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mpu Tantular, Sudirman M, meminta pihak kepolisian menindaklanjuti informasi dugaan penggunaan pelat nomor palsu pada kendaraan yang disinyalir milik pimpinan Majelis Pembela Rasulullah Habib Bahar bin Smith. Polisi diminta tak tebang pilih apabila benar pemalsuan dilakukan ulama muda tersebut.

“Bahar bin Ali bin Smith yang juga menjadi figur publik atau salah satu pemuka agama yang sangat terkenal, diduga menggunakan plat nomor palsu. Sehingga harus diperiksa untuk dimintai keterangan terkait kabar yang sudah beredar,” ujar Sudirman dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/10).

Polisi, kata Sudirman, tidak perlu takut memeriksa Bahar jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum. Justru apabila dibiarkan, ini justru menimbulkan preseden buruk baik untuk aparat, dan juga berdampak negatif terhadap nama baik Bahar.

“Penegak hukum dalam hal ini Polri harus melihat dari sisi pelanggarannya, bukan melihat dari segi jabatan atau siapa seseorang yang melanggar. Dengan memberikan keterangan yang konkrit, diharapkan masyarakat tidak salah paham dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang akan menggoreng tindakan kepolisian nantinya,” jelasnya.

Jika pemalsuan plat ini nyata adanya, sambung Sudirman, polisi telah memiliki landasan hukum untuk menindak ulama yang terkenal dengan rambut gondrongnya itu. Pertama mengacu pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentangĀ  Lalu-lintas lintas dan Angkutan Jalan.

“Lalu Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, serta Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor,” paparnya.

Ketiga regulasi tersebut menjadi acuan bagi aparat kepolisian dalam hal menindak siapapun yang melakukan pelanggaran di wilayah NKRI. Sehingga masyarakat juga mendukung, bila Polri melakukan tugasnya sesuai SOP dan undang-undang yang berlaku.

“Masyarakat umum dan mahasiswa khususnya pasti mendukung kinerja kepolisian,” pungkasnya.

Seperti diketahui, telah viral di media sosial foto-foto yang menunjukkan sebuah kendaraan yang diduga menggunakan plat nomor bodong atau tak sesuai aturan. Menariknya, mobil putih bermerek Maserati ini disebut milik pimpinan Majelis Pembela Rasulullah Habib Bahar bin Smith.

Foto mobil bernomor polisi B 4 HAR ini salah satunya diunggah akun Instagram bambang.alexander. Gambar hasil pengecekan, B 4 HAR merupakan mobil jenis Toyota Alphard dengan nama pemilik Otrialika Bahar.