Tim DVI Polri Gunakan Sampel Properti Untuk Identifikasi Korban Lion Air

Petugas memindahkan jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 saat tiba di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Jakarta, Sayangi.com – Kepala tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Metro Jaya Iptu Agus mengatakan, pihaknya masih berupaya mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Namun diakuinya, ada sejumlah kendala dalam proses identifikasi lantaran kondisi korban yang tidak utuh.

Namun, kata Agus, pihaknya tetap berupaya melakukan identifikasi dengan mengambil sampel dari properti dan potongan tubuh korban. Nantinya proses identifikasi akan dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

“Jadi yang kita jadikan sampel biologis seperti potongan badan dan sampel properti seperti baju dan sepatu milik korban,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (31/10).

Untuk sampel properti, sambung Agus, akan dikelompokkan sesuai dengan jenis barang yang ditinggalkan korban. Sehingga proses identifikasi menjadi lebih mudah.

“Kita pisah- pisahin ya sesuai dengan jenisnya, untuk sepatu sendiri, baju, dompet sendiri. Sehingga lebih mudah,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengakui, ada sejumlah kendala yang dihadapi terkait identifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Ia memohon masyarakat sabar, karena Polri beserta Basarnas juga masih terus bekerja.

“Ini mohon waktu masih dilakukan proses identifikasi, masih proses. Karena memang mungkin yang ditemukan sudah dalam kondisi tidak utuh dan itu agak memerlukan waktu,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/10).