Sungai Hudson New York Digegerkan Penemuan Dua Mayat Wanita Saudi

Kakak beradik warga Arab Saudi yang ditemukan tewas di sungai Hudson di New York. Foto Time Magazine
Kakak beradik warga Arab Saudi yang ditemukan tewas di sungai Hudson di New York. Foto Time Magazine

New York,Sayangi.com– Dua perempuan kakak beradik asal Arab Saudi yang mengajukan permohonan suaka di Amerika, ditemukan tewas dalam keadaan diikat satu sama lain dengan lakban di Sungai Hudson.Setelah merilis gambar sketsa kedua kakak beradik, Jumat lalu polisi dapat mengidentifikasi mereka

Tala Farea, 16, dan Rotana Farea, 22, ditemukan tewas terikat satu sama lain di Sungai Hudson di New York. Dua gadis tersebut ditemukan mengambang di Riverside Park pada Rabu (31/10) waktu setempat.

Kedua korban tewas dengan mengenakan celana legging hitam dan jaket hitam dan dengan lakban melilit pinggang dan mata kaki mereka.Jenasah keduanya ditemukan dengan tubuh saling berhadapan dan mengenakan pakaian lengkap tanpa tanda-tanda trauma yang menonjol, ujar polisi.

Penyidik ​​mengatakan terlalu dini untuk menentukan apakah kematian mereka akibat tindak kejahatan atau karena bunuh diri.Kedua gadis itu belum lama mengajukan permohonan suaka AS, kata polisi.

Kedua kakak beradik keluarga Farea itu pindah dari Arab Saudi ke Fairfax, Virginia, pada tahun 2015 bersama ibunya. Menurut aparat AS, keduanya sudah beberapa kali melarikan diri dari rumah.

Para penyelidik mengatakan masih merupakan teka-teki bagaimana keduanya ditemukan tewas di tepi sungai yang berjarak lebih dari 400km dari rumah keluarga mereka.

Dilansir dari BBC news Jumat (2/11/2018) dalam pernyataannya, Konsulat Jenderal Saudi mengatakan mereka telah menghubungi keluarga Farea. Dan kedua bersaudara itu berstatus mahasiswi yang “menemani abang mereka di Washington”.

Kantor berita Associated Press melaporkan, berdasar laporan polisi New York sehari sebelum mayat mereka ditemukan, ibu mereka menerima telepon dari seorang pejabat kedutaan Saudi. Pejabat tersebut menyuruh keluarga tersebut mengecek terkait kedua anaknya telah mengajukan permohonan suaka politik.

Polisi awalnya berteori bahwa kedua gadis korban tewas mungkin melakban diri lalu melompat dari Jembatan George Washington. Akan tetapi hasil penyidikan tidak ditemukan bekas luka atau memar yang jelas.

Setelah merilis gambar sketsa kedua kakak beradik, Jumat lalu polisi dapat mengidentifikasi mereka. Saat ini petugas kepolisian tengah mencari informasi tentang kehidupan mereka dalam dua bulan terakhir di wilayah New York.