Bareskrim Polri Bentuk Tim Khusus Selidiki Penyebab Non Teknis Jatuhnya Lion Air

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihak Bareskrim Polri membentuk tim khusus (Timsus) untuk menyelidiki insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Timsus tersebut nantinya akan menyelidiki kemungkinan penyebab non-teknis dalam peristiwa jatuhnya pesawatdi Perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10) lalu.

“Tugas yang dibentuk tim Bareskrim itu adalah mengantisipasi atau meneliti apakah ada sabotase atau tidak,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/11).

Timsus tersebut, kata Setyo, akan mengecek dan melihat daftar penumpang, daftar barang yang dibawa dan sebagainya. Sehingga jika ada kemungkinan lain terkait jatuhnya pesawat dapat diungkap.

“Tim khusus itu akan melakukan investigasi terkait kemungkinan faktor non teknis penyebab jatuhnya pesawat,” terangnya.

Sementara, sambung Setyo, untuk sisi teknis, investigasi akan tetap dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Bareskrim hanya menangani soal kemungkinan masalah non teknis.

“Tim tadi yang mengantisipasi ada tidaknya sabotase. Kalau teknis masalah pesawat, SOP segala macam itu KNKT,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Setyo, Timsus juga tetap berkoordinasi dengan KNKT. Karena bagaimanapun juga Timsus juga memerlukan data yang dimiliki KNKT.

“Tim sudah bekerja untuk melakukan investigasi dengan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan, mulai dari rekam medik pilot, profil, rekam medik teknisi lapangan, dan latar belakang para pihak yang terlibat dalam penerbangan,” pungkasnya.