Hari ke-5 Pencarian Pesawat Lion Air, Polisi Temukan Bangku Hingga Sabuk Pengaman

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto memberikan penjelasan soal pencarian korban Lion Air JT-610. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Karawang, Sayangi.com – Pencarian korban dan bangkai pesawat Lion Air JT 610 memasuki hari ke-5. Seperti diketahui pesawat yang membawa 189 penumpang dan awak itu hilang kontak pada Senin (29/10), dan diketahui jatuh di Teluk Karawang.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, tim gabungan dari Basarnas, Polri dan TNI masih mencari serpihan di permukaan dan juga melakukan penyelaman. Hasilnya, sejumlah barang yang diduga milik Lion Air JT 610 ditemukan mengapung di air.

“Tim yang melakukan sweeping di permukaan menemukan barang-barang yang diduga badan dari pesawat JT 610 antara lain, ada tempat duduk kemudian ada seatbelt, dari yang mungkin terhempas. Barang ini kita akan serahkan kepada Basarnas, untuk dikumpulkan menjadi satu di posko Tanjung Priok,” ujar Agung di Kapal Parikesit milik Mabes Polri, Jumat (2/11).

Agung juga menuturkan, pihaknya juga menerjunkan 18 penyelam yang bergantian melakukan penyelaman secara bergantian. Nantinya bila ditemukan barang yang diduga milik korban atau serpihan pesawat Lion Air, polisi akan menginformasikan ke Basarnas.

“Ada 18 penyelam, yang bergantian dan terus melaporkan kepada Basarnas apabila ada temuan-temuan. Baik itu barang-barang yang diduga adalah bagian daripada Lion Air,” jelasnya.

Untuk sementara, sambung Agung, penyelaman dihentikan pada pukul 17.00 WIB. Namun untuk pencarian di permukaan, akan tetap dilakukan selama 24 jam.

“Kita bantu sepenuhnya teman-teman Basarnas semampu kita, dengan peraltan yang ada. Kita kurang lebih ada 18 kapal berbagai tipe yang kita terjunkan kesini,” katanya.