Indonesia-Australia Sepakati Penguatan Komitmen Perekonomian

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Australian Treasurer Josh Frydenberg MP saat menandatangani Nota Kesepahaman Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (Prospera) di Canberra, Australia. (Foto: Kemenkeu)

Jakarta, Sayangi.com – Pemerintah Indonesia dengan Australia menyepakati penguatan komitmen dalam bidang perekonomian dan fiskal untuk meningkatkan kerja sama antar kedua negara yang telah terjalin sebelumnya.

Keterangan pers Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin, menyatakan kerja sama ini perlu pembaruan informasi kebijakan dan berbagi pengalaman masing-masing.

Nota Kesepahaman Program Kemitraan Indonesia Australia untuk Perekonomian (Prospera) ini ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Australian Treasurer Josh Frydenberg MP di Canberra, Australia.

Beberapa hal yang menjadi cakupan kerja sama antara lain melalui kunjungan bilateral, konferensi atau lokakarya, penelitian bersama, pertukaran informasi, magang atau pertukaran pegawai, dan jadwal kerja sama tahunan.

Kedua pihak juga akan memfasilitasi pertukaran dan pembagian informasi mengenai praktik kebijakan yang terbaik dan berbagi pengalaman teknis melalui Prospera.

Dengan komitmen ini, maka sejumlah staf senior Austalian Treasury ditempatkan di kantor Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik komitmen ini serta keinginan pemerintah Australia untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan fiskal dan reformasi perpajakan.

Kerja sama ini memperbaharui nota kesepahaman antar kedua negara sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2013.

Sebelumnya, Australian Treasury dan BKF telah mengadakan dialog kebijakan ekonomi bilateral (Bilateral Economic Policy Dialogue).

Setiap tahun, kedua otoritas fiskal mendiskusikan dan menentukan prioritas bersama atas keterlibatan serta kerja sama terkait kebijakan di tahun mendatang dan diadakan di lokasi yang bergantian.
Berbagai topik yang telah dibahas dalam BEPD antara lain topik internasional, regional, maupun bilateral yang menjadi kepentingan bersama.