Merasa Dimanfaatkan, Kanye West Stop Berpolitik

Kanye West mundur dari wacana keinginan menjadi presiden AS. Foto The Daily Beast
Kanye West mundur dari wacana keinginan menjadi presiden AS. Foto The Daily Beast

California,Sayangi.com- Kanye West sepertinya tidak bosan membuat sensasi. Tidak hanya melalui lirik kontroversial di lagu-lagunya, penyanyi dan desain sepatu sneaker ini terus mengejutkan dengan langkah politiknya

Pada 11 Oktober, dia bertemu dengan Trump di Oval Office dan mengatakan di siaran langsung televisi bahwa Trump membuatnya merasa jadi pahlawan super.Sebelumnya pada April lalu mereka Trump dan Kanye sudah bertemu dan tampak sangat akrab.

Namun yang baru-baru ini ia lakukan bukan soal kelanjutan rencana maju di pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2024 ataupun soal dukungan lain untuk Presiden Donald Trump. Akan tetapi Kanye mengambil langkah yang sebaliknya.

Tiga pekan setelah bertemu dengan Presiden Donald Trump West justru menyatakan mundur dari politik. Rapper Kanye West mengumumkan dia kini menjauh dari politik, pada Selasa (30/10) waktu setempat.

Dikutip Reuters, Selasa (11/6),Kanye West, salah satu selebritas yang terang-terangan mendukung Trump. Tetapi ia akan menjauhkan diri dari kampanye baru yang mendorong warga kulit hitam Amerika untuk keluar dari Partai Demokrat.

“Kini mataku terbuka dan saya menyadari saya dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan-pesan yang tidak saya percaya. Saya menjauhkan diri dari politik dan betul-betul fokus untuk berkreasi!!!” kicau West, tanpa menyebut Trump, yang berasal dari partai Republik, atau nama-nama lain.

Penyanyi yang pernah mengklaim dirinya bipolar itu juga bilang dia “tidak pernah mau dihubung-hubungkan” dengan kampanye “Blexit”. Kampaye ini telah gaungkan pekan lalu yang bertujuan agar orang-orang Afrika-Amerika tidak mendukung Demokrat.

West (41) dihubung-hubungkan dengan kampanye itu setelah pemimpin kampanye, aktivis Candace Owens mengatakan Kanye merancang logo gerakan. Suami Kim Kardashian ini mengatakan ia merancang logo gerakan tersebut untuk disematkan di topi dan kaos.

“Saya memperkenalkan Candace pada orang yang membuat logo. Dan mereka tidak mau namanya tecantum jadi dia mencantumkan namaku,” kicau West, Selasa. “Sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya.”

Unggahan West Kanye ini di up-loaf hanya sepekan sebelum pemilihan kongres AS pada 6 November. Dan berbulan-bulan setelah ia menunjukkan sikap yang tak menentu, termasuk mendeksripsikan perbudakan sebagai pilihan.

Dirinya pun menyatakan bahwa akan lebih fokus berkreasi ketimbang terlibat dalam politik, dimana dirinya selama ini juga sudah berkecimpung dalam industri fesyen.

Kanye West pun berharap pasca keluarnya dari dunia politik maka akan kembali meraih kesuksesan di dunia fesyen.  Tak lama lagi menjelang  liburan natal ia   akan meluncurkan 3 model sneakers terbaru bersama Adidas.  Sebelumnya Kanye dan Adidas sukses menjual sneaker Yeezy.

sumber: AFP