AS Berlakukan Sanksi Pembangunan Pipa Minyak di Bawah Laut Baltik

Pipa pipa diturunkan di pelabuhan Mukran Sassnitz, Jerman. Foto Reuters
Pipa pipa diturunkan di pelabuhan Mukran Sassnitz, Jerman. Foto Reuters

Washington,Sayangi.com- Amerika tetap berpegang pada pilihan untuk mengenakan sanksi atas pembangunan pipa Nord Stream 2, yang akan membawa gas dari Rusia langsung ke Jerman di bawah Laut Baltik, kata Menteri Energi AS, Rick Perry hari Kamis (8/11) waktu setempat.

Dilansir dari VOA news Jumat (9/11) saat ditanya awak media pakah ada kemungkinan Amerika akan mengenakan sanksi kepada perusahaan yang mengerjakan proyek itu?,. Perry menjawab, “Saya tidak melihat tanda-tanda kapan kita dapat mendukung Nord Stream 2. Dan bahwa sanksi adalah pilihan yang terus menjadi prerogatip presiden.”

Gazprom Rusia adalah pemegang saham tunggal di Nord Stream 2. Perusahaan ini memiliki 50 persen dari anggaran pembangunannya sebesar 9,5 miliar Euro.

Mitra-mitra Barat Gazprom adalah OMV, perusahaan gas yang berpusat di Wina. Gazprom juga bermitra dengan perusahaan energi Uniper,Shell Wintershalldan Engie.