Cladio Martinez Gunakan Narkoba Sejak Masih di Chile

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz. (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Satnarkoba Polres Jakarta Barat mengamankan Claodio Martinez, karena kedapatan memiliki 7, 96 gram narkoba jenis ganja. Pria 38 tahun tersebut merupakan mantan pesepak bola yang pernah bermain di beberapa klub terkenal Indonesia.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan, awalnya pihak kepolisian mendapat informasi bahwa ada seorang publik figur yang kerap menyalahgunakan narkoba. Setelah diselidiki, diketahui Martinez pernah mengadakan pesta narkoba di wilayah Jakarta Barat.

“Kemudian kami lakukan profiling, sampai akhirnya kami lakukan penindakan terhadap yang bersangkutan di Depok, pada Rabu dini hari,” ujar Erick di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (9/11).

Dari rumah Martinez, kata Erick, polisi menemukan barang bukti berupa 7,96 gram ganja. Setelah dilakukan tes urine, aktor sinetron Tendangan si Madun ini diketahui positif ganja dan ekstasi.

“Dia positifnya dua, yaitu THC dan MDMA. THC ini adalah ganja, kemudian MDMA ini adalah senyawa yang terdapat pada ekstaksi,” terangnya.

Menurut pengakuan Martinez, lanjut Erick, ia sudah menggunakan narkoba sejak masih berada di negara asalnya, Chile. Ketika tahun 2001 masuk ke Indonesia, mantan kiper Persigo Gorontalo ini juga telah menggunakan narkoba.

“Kemudian sempat berhenti (menggunakan narkoba). Namun ketika ada masalah keluarga, yang bersangkutan kembali menggunakan narkoba,” terangnya.

Lebih jauh Erick menuturkan, barang bukti ganja yang ditemukan dibeli Martinez pada 31 Oktober 2018 lalu. Saat itu ia membeli tiga paket, dengan harga perpaket Rp 100 ribu.

“Untuk pemasoknya sedang kami kejar, saya yakin dalam waktu dekat ini bisa kami tangkap. Kita akan dalami berikutnya penjaringan narkoba tersebut,” jelasnya.

Atas perbuatannya, Martinez dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara.