Jadi Kurir Narkoba, Dua Wanita Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati

Polisi gagalkan penyelundupan narkoba jenis ekstasi asal Malaysia.

Jakarta, Sayangi.com – Polisi kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ekstasi asal Malaysia. Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua pria berinisial CS dan YC, serta dua wanita warga negara Malaysia berinisial NN dan NRA.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Viktor Togi Tambunan mengatakan, awalnya polisi dan petugas Bea Cukai mencurigai seorang penumpang Air Asia asal Malaysia, berinisial NN. Namun saat digeledah, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba.

Setelah dilakukan interogasi, NN mengaku bahwa temannya yang berinisial NRA yang membawa narkoba. Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan pengejaran terhadap NRA.

“Selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap NRA dan berhasil diamankan disebuah Hotel di Jakarta. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan BB (barang bukti) berupa tiga kantong berisi ekstasi sebanyak 2.721 butir,” ujar Viktor dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/11).

Menurut kedua tersangka, lanjut Viktor, barang tersebut merupakan milik seorang WN Malaysia berinisial TN. TN sendiri saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Rencananya narkoba tersebut akan diambil oleh CS dan YC atas perintah seorang DPO berinisial RW. Setelah dipancing, akhirnya CS dan YC berhasil diamankan, saat hendak mengambil narkoba pesanannya.

Berdasarkan keterangan CS dan YC sebelum diamankan, mereka baru mengambil ekstasi di Jakarta Timur. Narkoba tersebut disimpan di dalam mobil yang diparkir di depan rumah CS di Tangerang.

“Selanjutnya petugas juga mengamankan mobil Inova milik CS. Di dalamnya terdapat empat bungkus plastik yang berisi narkotika ekstasi sebanyak 4.000 butir,” kata Viktor.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun dan maksimal seumur hidup atau mati.