Bawaslu Jakpus Limpahkan Dua Perkara Dugaan Money Politik ke Penyidikan

Bawaslu Jakarta Pusat

Jakarta, Sayangi.com – Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Pusat melimpahkan dua perkara dugaan tindak pidana Pemilu ke tingkat penyidikan. Dua perkara tersebut dilimpahkan ke pihak Polres Metro Jakarta Pusat.

Ketua Bawaslu Jakpus M. Halman Muhdar mengatakan, untuk perkara yang dilimpahkan, pertama kasus pembagian gerobak oleh caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo, Pahala Tua Sianturi. Pada Rabu (1/11), Bawaslu didampingi Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Polri dan Kejaksaan telah meneruskan berkas hasil penyelidikan kasus pembagian gerobak tersebut ke tahap penyidikan.

“Berdasarkan hasil kajian, penyelidikan, dan pembahasan ke II Sentra Gakkumdu dinyatakan dan sepakat untuk melanjutkan dugaan tindak pidana pemilu pembagian gerobak ke tahap penyidikan, karena memenuhi unsur Pasal 523 ayat 1 junto 280 ayat 1 huruf j UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum,” ujar Halman, Jumat (16/11).

Untuk perkara kedua yang dilanjutkan ke tahap penyidikan yakni kasus pembagian kupon umroh, yang dilakukan artis Mandala Abadi selaku caleg DPR RI dari PAN bersama rekannya yang juga caleg DPRD DKI Jakarta Lucky Andriyani. Halman menjelaskan kedua caleg PAN tersebut (Mandala-Lucky) diduga melakukan kampanye tatap muka tanpa pemberitahuan serta membagi-bagikan kupon berhadiah umroh dan doorprize di Pasar Gembrong Lama, Galur, Johar Baru.

Bawaslu Jakpus bersama unsur Jaksa dan Penyidik Gakkumdu hingga saat ini tetap kompak, objektif dan profesional dalam penanganan dua kasus dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu. Adapun waktu penanganan di tahap penyidikan selama 14 hari kerja terhitung sejak berkas penerusan dari Bawaslu Jakpus diterima oleh Penyidik Gakkumdu Polres Jakarta Pusat.

“Setelah itu hasil penyidikan nanti akan dibahas bersama dalam Gakkumdu pada pembahasan ketiga, guna mendengarkan hasil penyidikan yang lakukan. Jika hasil penyidikan sudah P21 maka akan di teruskan ke tahap penuntutan oleh Jaksa Gakkumdu untuk pelimpahan ke Pengadilan ,” terangnya.

Lebih jauh Halman menuturkan, Bawaslu Jakpus akan mengawal proses ditahap penyidikan tersebut, dengan tetap berkoordinasi dengan tim Penyidik dan Jaksa Gakkumdu selama proses penyidikan ini berlangsung. Ia berharap proses penanganan dua kasus tadi berjalan dengan optimal sebagai upaya penegakan keadilan dan kemurnian proses pemilu.

“Upaya penegakan hukum dan keadilan pemilu adalah mandat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang diberikan kepada Bawaslu dan jajaran untuk dilaksanakan secara profesional, adil, dan transparan,” pungkasnya.