Bukan Iran yang Kacaukan Timur Tengah, Tapi AS

Pasukan AS di Suriah (parstoday)

Sayangi.com – Surat kabar St. Cloud Times melaporkan, Amerika Serikat menuduh Iran melakukan langkah-langkah instabilitas di Timur Tengah dan memberikannya, akan tetapi Amerika sendirilah yang sebenarnya yang menjadi faktor pemicu ketidakamanan di kawasan ini.

St. Cloud Times, pada Jumat (16/11) melaporkankan, Iran tidak pernah memulai satu perang pun di Timur Tengah. Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo pun mengetahui persis bahwa negaranya adalah faktor penyebab instabilitas nomor wahid di Timur Tengah.

“Kebijakan pemerintah Amerika mempertahankan kehadiran militernya di Timur Tengah hanya untuk merampok minyak kawasan ini,” tambah St. Cloud Times seperti dilansir parstoday.

Saat ini, Amerika meberikan sanksi kepada Iran karena dituduh telah mengacaukan kawasan dengan langkah-langkah permusuhannya. Menurut surat kabar itu, strategi semacam ini menunjukkan kebodohan Amerika.

“Apakah Amerika tidak menggunakan kekerasan untuk mengacaukan Timur Tengah ? apakah pernyataan Pompeo masuk akal?” tulis St. Cloud Times menanggapi statemen Pompeo tentang Iran.

Sebelumnya Pompeo mengklaim, tujuan negaranya adalah memutus pendapatan Iran yang digunakan untuk membantu aksi-aksi kekerasan dan instabilitas di Timur Tengah dan di seluruh dunia.