Ditekan Aktivis Hak- Hak Binatang Pemerintah KorSel Tutup Kawasan Penjagalan Anjing

Foto Korean Dog
Foto Korean Dog

Seoul,Sayangi.com- Aparat Korea Selatan mulai membongkar kompleks rumah jagal anjing terbesar di negara tersebut. Penutupan ini dilakukan Kamis (22/11) di tengah upaya tekanan para aktivis hak-hak binatang. Para aktivis tersebut mendorong penghentian kebiasaan menyantap daging anjing.

Dilaporkan sekitar satu juta anjing dikonsumsi di Korea Selatan setiap tahunnya. Kebiasaan menyantap daging anjing seringkali sebagai cemilan selama musim panas dan biasanya disajikan dengan cara direbus supaya empuk. Bagi rakyat Korea, daging anjing dianggap bisa meningkatkan energi.

Tapi tradisi itu telah mengundang kritik dari luar negeri. Kebiasaan menyantap daging anjing semakin ditinggalkan karena warga Korea Selatan. Kini para warga menganggap anjing sebagai hewan peliharaan daripada makanan. Sekarang ini, memakan daging anjing dianggap sebagi hal yang tabu di kalangan anak muda Korea Selatan.

Di daerah Taepyeong-dong di Kota Seongnam, Seoul selatan, sedikitnya ada enam rumah pemotongan anjing. Masing masing rumah pemotongan ini sekaligus bisa menampung beberapa ratus anjing. Daerah itu merupakan pemasok daging anjing terbesar di seluruh Korea Selatan.

Menurut pejabat Kota Seongnam, kawasan tersebut akan dikosongkan dalam dua hari dan dialih fungsikan menjadi taman umum. Dilaporkan pemilik rumah pemotongan dikabarkan menggunakan tempat itu selama bertahun-tahun tanpa izin. Setelah melalui proses pengadilan bertahun-tahun, pengadilan Seoul memutuskan pemerintah kota bisa menutup tempat itu.

Para aktivis hak-hak binatang mengecam pemilik rumah pemotongan karena memperlakukan anjing-anjing dengan buruk. Para jagal membunuh anjing dengan cara yang kejam, seperti menyetrum mereka sebelum dipotong di hadapan anjing-anjing lainnya.

Para aktivis hak-hak binatang Humane Society International menemukan alat setrum di kawasan tersebut. Bahkan para aktifis menemukan tumpukan anjing mati yang dibiarkan di lantai ketika mereka mengunjungi tempat tersebut pada Kamis (22/11).

“Ini adalah momen bersejarah,” tulis Pendukung Hak Binatang Korea (KARA) di blog mereka. “Ini akan menjadi awal ditutupnya lebih banyak rumah pemotongan anjing di seluruh negeri. Keputusan ini mempercepat penurunan industri daging anjing secara keseluruhan.”

Menurut survei tahun lalu, 70 persen penduduk Korea Selatan tidak memakan anjing, tapi hanya sekitar 40 persen yang percaya praktik tersebut harus dilarang. Survei tersebut juga mendapati 65 persen mendukung ternak dan pemotongan anjing asal dengan perlakuan yang lebih baik.

Saat ini tidak ada hukum tentang tata cara pengurusan atau pemotongan anjing untuk dimakan dagingnya di Korea Selatan. Para peternak anjing mendorong Kota Seoul memasukkan anjing dalam peraturan kesejahteraan hewan ternak.Akan tetapi para aktivis hak-hak binatang menentang usulan tersebut, dan justru menuntut agar praktik tersebut dihapuskan.

sumber:AFP