PERDA Pariaman Sumbar Akan Terapkan Berperilaku LGBT Didenda Rp1 juta

Foto Istimewa.jpg
Foto Istimewa.jpg

Padang,Sayangi.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (27/11), mengesahkan peraturan daerah (Perda) yang akan mendenda perilaku LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Kaum LGBT bisa didenda Rp1 juta jika melakukan perbuatan yang dinilai “menimbulkan keresahan”.Menurut adat kami, adat Minang, kami menentang perilaku seperti itu,” kata Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyudin, seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Dilansir dari VOA news Sabtu (1/12)Mahyudin menambahkan aturan tersebut dibuat karena “banyak warga yang resah akibat ulah LGBT”. Mardison juga menyatakan Perda dengan sanksi denda dikeluarkan untuk “memberantas LGBT”.

Perda yang mengatur soal LGBT itu adalah revisi dari Perda Ketentraman dan Ketertiban. Dalam perda baru itu ada dua pasal yang fokus terhadap LGBT. Pasal 24 mengatur soal aktivitas transgender “yang mengganggu masyarakat”. Sedangkan Pasal 25 melarang ”perbuatan asusila” sesama jenis.

Dalam Pasal 24 Perda tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, mengatur tentang aktivitas setiap orang berlaku sebagai waria melakukan kegiatan yang mengganggu ketenteraman umum.

Pasal selanjutnya, yanki Pasal 25 juga mengatur larangan aktivitas setiap orang perempuan atau laki-laki melakukan perbuatan asusila sesama jenis.

Perda Ketenteraman dan Ketertiban Umum mengartikan Waria yaitu laki-laki yang memiliki sifat, tingkat laku, penampilan dan kebiasaan layaknya seperti perempuan.

Kepada para media Mardison menyebut Perda yang disahkan DPRD tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu oleh Gubernur Sumatera Barat. Evaluasi tersebut memiliki jangka waktu 15 hari setelah diresmikan.

Homoseksualitas tidak diatur dalam hukum di Indonesia, kecuali di Provinsi Aceh, yang menerapkan Qanun Jinayat. Kota Pariaman menjadi daerah kedua di Indonesia, yang memiliki aturan resmi untuk menghukum kaum LGBT setalah Aceh .