Cegah Pembalasan Trump, Jerman dan Perancis Urungkan “Pajak Digital” di UE

Foto DW
Foto DW

Brussel,Sayangi.com- Seorang pejabat tinggi Uni Eropa hari Selasa (4/12) mengatakan,takut akan pembalasan Trump, Jerman dan Prancis, menumpulkan usulan akan pajak digital Eropa. Perancis dan Jerman kini mengusulkan versi pajak yang diperlunak.

Hari Selasa, Perancis dan Jerman mengajukan rencana baru yang akan menerapkan pajak tiga persen bagi penjualan iklan produk AS. Pajak tersebut bakal dikenakan untuk raksasa teknologi seperti Google dan Facebook. Sebelumnya usulan pajak digital memiliki cakupannya jauh lebih luas.

Pajak digital awalnya mencakup luas perusahaan digital. Pajak tersebut awalnya  berpotensi diberlakukan pada perusahaan seperti Amazon, AirBnB dan Trip Advisor.

Dalam usul yang diperlunak, cakupan pajak umumnya akan dibatasi pada iklan di Google dan Facebook. Kedua perusahaan ini mendominasi pasar iklan daring di Eropa dan di seluruh dunia.

Usul baru soal Pajak Digital, memerlukan dukungan bulat negara-negara anggota Uni Eropa. Keputusan ini dijadwalkan akan diajukan secara resmi untuk disetujui para menteri EU pada bulan Maret tahun depan.

Perancis yakin pajak digital terhadap raksasa Silicon Valley akan menjadi pendulang suara bagi partai-partai besar menjelang pemilihan Parlemen Eropa. Pemilu ini akan digelar bulan Mei tahun depan. Diperkirakan populis anti-Uni Eropa bakal mendulang banyak suara dalam Pemilu mendatang.

Jerman terutama takut akan merusak kenaikan tarif pada ekspor kendaraan ke Amerika. Sementara eksekutif tertinggi di Washington hari Selasa diperkirakan telah membujuk Trump agar menghentikan perang dagang.
sumber: Reuters