Begini Antusiasme Peserta Lokakarya PGK Saat Kasatgas Nusantara Polri Isi Materi

Kasatgas Nusantara Polri, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Ketua Umum DPP PGK, Bursah Zarnubi. (Foto: Sayangi.com/Fahri)

Jakarta, Sayangi.com – Perhimpunan Gerakan Kebangsaan (PGK) menggelar Rakornas dan Lokakarya bertajuk “Membangun Literasi Digital Untuk Memperkokoh Narasi Kebangsaan Menuju Indonesia Maju dan Berkepribadian” di Hotel Red Top, Jakarta, 16-18 Desember 2018.

Kepala Satuan Tugas Nusantara Polri, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono menilai, kegiatan yang dilakukan PGK ini merupakan suatu inisiatif yang sangat baik.

“Karena di sini kan kita membangun, memupukkan serta mengembangkan terus rasa kebangsaan kita. Saya kira ini suatu inisiasi yang sangat bagus dan bisa ditularkan tidak hanya di sini, nanti ke daerah-daerah lain juga,” kata Gatot Usai menjadi narasumber di acara tersebut, Senin (17/12) malam.

Menurut Gatot, antusiasme peserta lokakarya PGK begitu tinggi. Terlihat dari banyaknya peserta yang ingin bertanya dalam sesi diskusi. Hampir semua peserta diskusi yang berasal dari 34 provinsi ingin sekali menggali ilmu dari materi yang disampaikan Gatot.

Kasatgas Nusantara Polri, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Ketua Umum DPP PGK, Bursah Zarnubi dan para Ketua DPW PGK se-Indonesia usai Lokakarya di Hotel Red Top, Jakarta, Senin (17/12). (Foto: Sayangi.con/Fahri)

“Oh sangat sangat antusias. Lihat tadi yang bertanya aja banyak sekali. Tadi kalau diberikan kesempatan semua oleh moderator, mungkin kita sampai malam gak selesai tadi. Itu menunjukkan bahwa mereka cinta kepada Indonesia,” ungkapnya.

Lebih jauh, Gatot pun menyambut baik permintaan peserta Rakornas PGK untuk bekerjasama dengan Polda-Polda di seluruh Indonesia untuk bersama-sama perangi hoaks dengan memgembangkan literasi digital.

“Tentunya kita menyambut baik ya, karena Polri itu tidak bisa bekerja sendiri, dia bekerja bersama TNI, instansi terkait, dan seluruh komponen masyarakat. Termasuk pemuda-pemuda yang hari ini ada,” terangnya.

“Bayangkan kalau seperti ini ada banyak di tempat lain, di daerah lain, tentunya ini akan sangat baik bagi rajutan kebangsaan kita. Persatuan dan kesatuan yang sudah kita bina selama ini akan semakin terjaga, untuk tetap eksis Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Rakornas dan Lokakarya PGK dihadiri oleh 270 generasi milenial dari 34 Provinsi. Forum ini diikuti oleh anak muda yang aktif di berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda, terutama kelompok Cipayung, yang mewakili seluruh Provinsi dari Sabang sampai Merauke.