Manchester City Telan Kekalahan di Kandang Oleh Crystal Palace 2-3

Para pemain Crystal Palace merayakan gol ke gawang City

Jakarta, Sayangi.com – Juara bertahan Liga Inggris, Manchester City, gagal meraih hasil positif dalam laga pekan ke-18 dan dijegal oleh Crystal Palace dengan skor 2-3 kendati tampil di hadapan publik Stadion Etihad, Manchester, Inggris, pada Sabtu.

Sempat unggul lewat gol Ilkay Guendogan, Palace membalas lewat Jeffrey Schlupp dan Andros Townsend sebelum dilengkapi penalti Luka Milivojevic, membuat gol telat Kevin De Bruyne tak bermakna, demikian catatan pertandingan laman resmi Liga Inggris.

Hasil itu sekaligus membuat City yang saat ini berada di urutan kedua dan mengoleksi 44 poin gagal memangkas jarak empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Liverpool (48), yang sehari sebelumnya menang nyaman dalam lawatan ke markas Wolverhampton (25).

Sebaliknya, bagi Palace (18) hasil itu memperbaiki posisi mereka naik ke urutan ke-14.

City mendominasi pertandingan sejak tendangan mula dan Guendogan menerjemahkan dominasi tersebut dengan gol pembuka keunggulan saat ia menyundul bola umpan silang kiriman Fabian Delph pada menit ke-27.

Namun keunggulan tak bertahan lama, enam menit berselang tim tamu menyamakan kedudukan lewat Schlupp yang berdiri di posisi tepat untuk menerima umpan James McArthur dengan tendangan ke area tiang jauh.

Lantas dua menit berselang, Palace malah berhasil berbalik memimpin ketika Townsend melepaskan tendangan voli yang menawan.

Berawal dari tendangan bebas yang berusaha disapu oleh barisan pertahanan City, bola lantas disundul oleh Bernardo Silva ke luar kotak penalti, di mana Townsend menanti dan menyambarnya dengan tendangan voli yang tak mampu dijangkau kiper Ederson Moraes. Palace dua, City satu.

Setelah skor bertahan hingga turun minum, Pep Guardiola memutuskan menambah daya gedor dengan memasukkan Sergio Aguero menggantikan Nicolas Otamendi pada lima menit babak kedua.

Nahas bagi City, semenit setelah Aguero masuk Townsend hampir memperbesar keunggulan Palace saat ia menyambut bola umpan silang Aaron Wan-Bissaka yang sayangnya masih ditolak oleh mistar gawang.

Bola muntah berusaha diamankan oleh Max Meyer, namun Kyle Walker malah melakukan tindakan gegabah menjatuhkan sayap Palace itu di dalam kotak penalti memaksa wasit Andre Marriner segera menunjuk titik putih.

Milvojevic dengan tenang mengkonversi tendangan penalti itu tanpa terbendung Ederson demi mengubah kedudukan menjadi 3-1.

Situasi itu segera direspon dengan masuknya De Bruyne menggantikan Delph, membuat City melanjutkan pertandingan dengan tiga bek tersisa di lini belakang.

Namun, percobaan tembakan jarak jauh Leroy Sane yang sudah berhasil menaklukkan kiper Guaita masih ditolak oleh tiang gawang dan keluar dari lapangan pada menit ke-76.

Lima menit jelang turun minum De Bruyne memperkecil ketertinggalan City menjadi 2-3 saat ia melepaskan umpan silang yang malah mengarah ke gawang dan berbuah gol lantaran mengecoh Guaita.

Pada masa injury time tepatnya menit 90+2, De Bruyne melepaskan umpan silang yang berhasil disambut Gabriel Jesus namun bola tandukannya masih di atas mistar gawang Palace.

Sedangkan semenit berselang Jordan Ayew jatuh dalam duel satu lawan satu dengan Ederson di kotak penalti City, namun wasit menganggapnya bukan pelanggaran dan melanjutkan pertandingan yang berakhir tetap untuk kemenangan Palace 3-2.