Bertemu Presiden Jokowi, Ini Yang Diibahas Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Jakarta, Sayangi.com – Saat meninjau lokasi waduk Ciawi dan Sukamahi di Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12) kemarin, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Anies mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Anies dan Presiden Jokowi membahas soal penyempitan sungai.

“Kemarin, kita diskusi lebar sungai, karena di berbagai tempat sungai itu mengalami penyempitan. Penyempitan inilah yang kemudian, punya implikasi pada genangan di kanan kirinya, karena lebarnya sungai itu mengecil,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Kamis (27/12).

Anies mengaku, untuk perluasan sungai di Ibu Kota, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mengalami kendala dalam proses pembebasan lahan.

“Ada PR (pekerjaan rumah) yang harus kita tuntaskan, adalah soal pembebasan lahan di Bidara Cina dan itu sedang dalam proses juga, mudah-mudahan hari Senin besok, kita akan ada pertemuan khusus soal itu,” terangnya.

Dikatakannya, masalah pembebasan lahan itu akan terus digenjot untuk segera dituntaskan lebih cepat lagi.

“Sekarang, itu yang masih belum tuntas adalah soal pembelian lahan,” ungkap Anies.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menjabarkan, beberapa langkah yang dilakukan oleh Anies, dinilai cukup baik dalam upaya penyelesaian banjir di hilir.

“Yang dilakukan Pak Gubernur, seperti pembuatan sumur resapan, drainase, saya kira memang wajib harus terus dikerjakan dan diselesaikan,” katanya di Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/12) kemarin.

Namun, Presiden meminta, pelebaran Sungai Ciliwung terus dilakukan oleh Pemprov DKI secara merata, sehingga manfaat dari dua bendungan, Ciawi dan Sukamahi, dapat maksimal.

“Karena, lebarnya (Ciliwung) sangat kurang. Sekarang ada yang 12 meter, 10 meter, normalnya harusnya 60 meter atau paling tidak 40 meter,” kata Presiden.